Selasa, 12 Januari 2016

6 Startup Berpeluang Menaklukkan Asia Tenggara di tahun 2016



Sepertinya tahun 2015 masih menjadi tahun yang menakjubkan bagi startup di Asia Tenggara. Mengacu pada database milik Tech in Asia, jumlah keseluruhan pendanaan venture capital dari kuartal tiga tahun 2014 hingga periode yang sama pada tahun ini ada di angka $1,7 miliar (sekitar Rp 23 triliun), dua kali lipat lebih besar dari setahun sebelumnya.

Meskipun pendanaan di wilayah ini masih jauh dari apa yang didapatkan India, yang dapat menarik dana investasi startup sebesar $6,4 miliar (sekitar Rp 88,5 triliun), namun Asia Tenggara masih bisa optimis.

Di penghujung tahun 2015 ini, kita bisa mengintip apa yang akan terjadi pada tahun depan. Dalam artikel ini, kami melacak enam startup yang dapat memberi pengaruh besar di Asia Tenggara tahun 2016, termasuk tren baru yang mereka bawa.
 
Honestbee: Pertarungan filosofi
Startup asal Singapura, Honestbee, tampil sebagai layanan yang mengirimkan para pegawai mereka untuk membeli kebutuhan grosir kita. Honestbee adalah versi Asianya Instacart. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk memperoleh $15 juta (sekitar Rp 207,5 miliar) dari investor untuk ekspansi secara regional.
Ini memberi mereka waktu untuk membuktikan bahwa model bisnis mereka bisa berhasil. Dengan pendekatan yang sama, Honestbee dan Happyfresh asal Indonesia berada di posisi yang sama. Redmart-nya Singapura berada di posisi yang lain.

Honestbee percaya mereka dapat berkembang cepat dengan memanfaatkan infrastruktur supermarket yang sudah ada untuk mengirim barang kepada konsumen. Ini adalah model aset rendah yang membutuhkan modal eksternal lebih sedikit.

Redmart menentang pendekatan ini. Mereka merasa model bisnis Honestbee secara keseluruhan lebih tinggi. Bisa-bisa konsumen harus membayar lebih banyak. Redmart lebih memilih membangun infrastruktur dari nol. Biayanya meningkat cepat, tapi tertutupi lewat investasi yang mereka dapatkan.

Tahun 2016 akan menjadi tahun yang krusial bagi keduanya. Bagi Honestbee, mereka perlu meningkatkan volume pemesanan agar bisnis mereka bertahan. Mereka harus melakukannya tanpa membebankan biaya tambahan terhadap konsumen—atau setidaknya berharap mereka mendapat cukup keuntungan dari konsumen yang tidak keberatan membayar lebih.

Bagi Redmart, mereka perlu mendapatkan lebih banyak pendanaan, khususnya rencana mereka ekspansi ke Hongkong mungkin akan memerlukan investasi yang besar. Agar Redmart bisa menarik pendanaan, tantangan terberatnya adalah meyakinkan investor akan model bisnis yang belum terbukti kesuksesannya ini. Sebagai pertimbangan, sejauh ini Asia lebih condong terhadap e-commerce dengan aset rendah.

Seperti misalnya Lazada yang berkembang dari perusahaan dengan inventori sendiri menjadi sebuah marketplace. Lalu ada Alibaba, yang saat awal kemunculannya, menghubungkan satu bisnis dengan bisnis lainnya namun tidak bermain di logistik.

Redmart bergerak secara perlahan namun pasti, dan, sejauh yang kami tahu, tahun depan startup ini masih hanya tersedia di Singapura dang Hong Kong, meski telah berdiri sejak tahun 2012.
GO-JEK: Memberi perlawanan kepada GrabTaxi
GrabTaxi mungkin bisa dikatakan sebagai rajanya aplikasi booking taksi di Asia Tenggara, namun mereka tetap harus siaga dengan kompetitor yang ada.
GrabTaxi boleh menjadi pilihan teratas saat kita ingin memesan taksi, namun raksasa di bisnis yang sama, Uber, adalah pilihan yang tepat jika kita mencari privasi. Lalu, untuk urusan bus shuttle di Filipina, U-Hop adalah aplikasi on-demand paling utama.

Sedangkan di Indonesia ada GO-JEK, transportasi on-demand berbasis sepeda motor. Popularitas startup ini "meledak" pada tahun 2015. Meski GO-JEK menolak untuk membeberkan berapa jumlah rider mereka, sebuah sumber mengatakan kepada kami bahwa pertumbuhannya terbilang mengejutkan.
Helm bertuliskan GO-JEK kini bertebaran di jalanan macet Jakarta, dan startup ini berhasil menerima pendanaan dari venturecapital papan atas, Sequoia.

Tak diragukan lagi, GO-JEK memiliki target pada tahun 2016. Mereka sedang menghadapi kesulitan dan merasa semakin sulit memuaskan para ridernya. Mereka telah melakukan uji coba layanan pesan antar sebagai bagian dari fitur utama.

Itu selangkah di depan Uber yang hanya berkecimpung di bidang logistik sebagai strategi marketing saja. GO-JEK perlu melewati ujian ini untuk sampai di level tertinggi.
 
Belazee: Bisakah mereka menghadirkan keajaiban di Asia Tenggara?
Pada tahun 2015, Magic muncul dari akselarator startup ternama, Y Combinator, dengan pendanaan Sequoia senilai $40 juta (sekitar Rp 553,5 miliar).

Keunggulan utamanya? Mereka berfungsi sebagai kurir yang dapat dipesan lewat SMS untuk berbagai keperluan, entah itu berbelanja di Amazon atau memesan makanan di GrubHub. Katakan saja layanan apa yang kita inginkan, dan mereka akan menanyakan kita beberapa pertanyaan sebelum menerima pesanan.

Pada dasarnya, Magic mempermudah transaksi kita dengan layanan e-commerce yang sudah ada. Dan, dengan kenyamanan yang ditawarkan, mereka yakin konsumen mau mengeluarkan biaya ekstra.

Startup semacam ini menjamur di berbagai tempat. Di Asia Tenggara, Be Lazze (atau Be Malas dalam bahasa Malaysia) berada di garis depan setelah mendapatkan seed funding. Ada juga startup serupa seperti Djenee (dilafalkan "genie") dan YesBoss. Facebook juga ikut meramaikan persaingan dengan M, yang memadukan mesin dan manusia untuk memenuhi permintaan pengguna.

Kami tak tahu apakah model bisnis seperti ini akan berhasil di Asia—begitupun wilayah lain. Bahkan Magic sendiri belum dapat dikatakan berhasil. Pada tahun 2016, Be Lazee dan kawan-kawan harus membuktikan kalau mereka tidak sedang menuju jurang kegagalan.
 
Carousell: Ditantang dari segala penjuru
Carousell, startup favorit di Singapura saat ini, adalah perusahaan pertama yang bermain di model e-commerce mobile dari konsumen ke konsumen di Asia Tenggara. Carousell adalah salah satu aplikasi gaya hidup yang sedang tren di beberapa negara. Kami dengar, volume barang yang mereka jual mencapai ratusan juta.

Meski begitu, kejayaan mereka sedang dalam ancaman.
Facebook sedang berusaha mengubah layanan mereka lebih ke arah marketplace. Shopee, aplikasi milik Garena, perusahaan teknologi asal Asia Tenggara dengan sumber daya melimpah, termasuk di dalamnya. Selain jumlah unduhan aplikasi mereka fantastis, Shopee punya fitur yang tidak dimiliki Carousel: Pembayaran dalam aplikasi beserta layanan pesan antar.

Dan kami belum menyinggung Tokopedia, Bukalapak, Duriana, dan Trezo. Karena persaingan di bisnis ini semakin ramai, masing-masing harus memilih antara konsolidasi yang tak bisa dihindari atau gulung tikar.

Kami belum melihat bagaimana Carousell akan bereaksi terhadap kedatangan Shopee. Meskipun Carousell adalah yang pertama, mereka belum juga memperkenalkan fitur pembayaran atau logistik. Akankah mereka akan bernasib sama seperti Friendster? Ataukah mereka akan menjawab tantangan dengan percaya diri.
 
Ninja Van: Menghadapi para raksasa
Ninja Van melihat booming-nya e-commerce di Asia Tenggara sebagai peluang untuk menyediakan jasa antar satu hari. Startup ini menyatakan telah mengembangkan semacam algoritma untuk mempercepat pengiriman barang, menekan biaya, selain juga lebih dapat diandalkan.

Keunggulan utama Ninja Van adalah mereka mampu menangani permintaan antar barang yang tiba-tiba membludak. Ini dilakukan dengan memanfaatkan mobil-mobil milik perusahaan lain yang sedang tak digunakan. Baru-baru ini, Ninja Van ekspansi ke Indonesia. Di sini, keandalan layanan mereka akan diuji.
Ninja Van berkompetisi dengan sejumlah pemain lain di wilayah yang sama. Seperti Singpost yang keunggulannya terletak pada kerja sama mereka dengan raksasa e-commerce asal China, Alibaba, dan keahlian mereka mengirimkan barang lintas negara.

Sementara itu, Rocket Uncle juga ingin menguasai bisnis layanan pesan antar satu hari. Bahkan GO-JEK sedang berbenah untuk menjadi pemain di bidang logistik dengan mengandalkan para rider mereka. Anchanto, Courex, dan aCommerce juga membidik pasar yang sama.

Melihat e-commerce akan terus tumbuh di negara berkembang, semua startup ini memiliki kesempatan yang sama untuk bertahan. Namun, mengingat ini adalah permainan volume, ada kemungkinan terjadinya merger.
Iflix: Venture besar milik Patrick Grove?

Patrick Grove mungkin baru saja ditasbihkan menjadi pebisnis internet paling sukses di Asia Tenggara dengan exit terbarunya, iProperty, yang dihargai senilai $534 juta (atau sekitar Rp7,3 triliun). .

Jadi apa rencana Patrick selanjutnya? Lewat situs online streaming iFlix, ia ingin menggulingkan industri TV dan TV kabel di Asia.

Sayangnya, pemilihan waktu untuk terjun di ranah ini tampaknya kurang tepat.
Netflix akan masuk ke Asia. Mereka menghadirkan sekumpulan konten produksi sendiri yang sangat menarik. Belum lagi operator telekomunikasi terbesar di Singapura, SingTel, telah meluncurkan Hooq. HGO Go juga sudah masuk ke Singapura dengan menggandeng perusahaan TV kabel StarHub.

Ditambah lagi, sistem berlangganan konten di pasar berkembang tergolong sukses karena konsumen rela membayar. Ini merupakan ranah yang sangat dikuasai oleh Netflix. Sehingga rencana mereka ekspansi ke Asia bagai gayung bersambut. Netflix sudah diluncurkan di Jepang dan akan memulai debutnya di Singapura, Korea, Hong Kong, serta Taiwan pada tahun 2016.

Pasar di negara berkembang sudah dalam genggaman, namun Netflix belum menunjukkan strategi apa yang akan mereka terapkan. Mengingat rendahnya daya beli konsumen dan enggannya mereka mengeluarkan uang untuk menikmati konten, Netflix mungkin perlu menurunkan skema harganya.
iFlix dan Hooq yang hadir duluan di Asia menawarkan biaya langganan $3 (sekitar Rp 41 ribu) per bulan, jauh lebih rendah dari paket paling murah Netflix yang berada di angka $7,99 (Rp 109 ribu).

Tak seperti Netflix, iFlix dan Hooq memperbolehkan pelanggan untuk mengunduh video agar bisa ditonton offline. Juru bicara iFlix mengatakan kepada Tech in Asia bahwa ini merupakan fitur penting di negara-negara dengan akses internet lambat dan tak stabil.

"Pengguna tak perlu koneksi internet untuk menikmati tontonan di iFlix. Ini membuka peluang bertambahnya pelanggan serta menyingkirkan keharusan memiliki akses internet berkecepatan tinggi. Pengguna dapat mengunduh saat koneksi sedang bagus, dan menontonnya secara offline saat koneksi sedang lambat. Ini juga menjamin pengalaman menonton yang sempurna bagi pelanggan," tambahnya. (Adnan Ghifari)
http://nurulfikri.ac.id 

Go.spaceshipads.com adalah VIRUS




Go.spaceshipads.com adalah redirect virus yang muncul terus-menerus untuk membuat pengaruh besar pada kegiatan browsing. Ketika pengguna sedang membuka halaman web, saat itu juga browser akan berpindah alamat ke go.spaceshipads.com secara tiba-tiba. Menurut penelitian, browser yang paling umum terganggu oleh go.spaceshipads.com yaitu Google Chrome, Mozilla Firefox dan Internet Explorer.

Ketika mengunduh, go.spaceshipads.com akan melampirkan ke web browsernya, menambahkan ekstensi untuk menulis ulang pengaturan default agar muncul secara otomatis. Biasanya, pengguna akan diarahkan ke situs berbahaya yang telah dimasuki dengan kode berbahaya. Untuk satu kali link, komputer bisa mengunduh banyak virus, go.spaceshipads.com adalah platform adware untuk mempromosikan iklan. Tidak hanya akan memperlambat kecepatan internet, tetapi juga membangkitkan risiko untuk komputer mendapatkan infeksi ganas. Lebih buruk lagi, go.spaceshipads.com bahkan dapat mengelola kebiasaan online pengguna dan mengumpulkan informasi sensitif terhadap orang-orang jahat. Sangat disarankan untuk menghapus go.spaceshipads.com segera sebelum masalah berat dibuat kembali.

Apa yang akan go.spaceshipads.com lakukan pada komputer

1. go.spaceshipads.com dianggap sebagai malware. Terpasang sendiri pada komputer pengguna tanpa mencari persetujuan

2. go.spaceshipads.com membajak browser web pengguna, menambahkan situs berbahaya untuk bookmark secara otomatis

3. go.spaceshipads.com membuat sistem berjalan lambat

4. go.spaceshipads.com dapat mencuri privasi komputer pengguna

5. go.spaceshipads.com menolak untuk terhapus sendiri dan software antivirus tidak bisa mengatasinya.

Bagaimana melindungi sistem komputer dan menghindari terinfeksi oleh go.spaceshipads.com lagi?

1. Menginstal perangkat lunak antivirus yang dapat dipercaya dan berkualitas.
Untuk menghindari virus menginfeksi PC, user harus menginstal software antivirus profesional pada PC. Selalu ingat untuk memperbarui database antivirus sehingga dapat melindungi lebih luas terhadap ancaman yang dibuat setiap hari.

2. Install real-time anti-spyware software/antimalware.
Untuk benar-benar memblokir semua ancaman komputer, tidak hanya cukup bergantung pada program antivirus tunggal, kita harus melengkapi PC kita dengan antispyware untuk menghindari adware dan spyware yang dapat melewati deteksi antivirus. Kami sangat menyarankan setiap pengguna PC menginstal antispyware besar seperti Malwarebytes atau SpyHunter yang dapat memberikan perlindungan secara keseluruhan untuk mesin Windows.

3. Jangan klik link atau lampiran dari email spam.
Menurut penelitian, sebagian besar virus atau spyware dan adware yang tertanam pada email spam dan dapat menyusup ke komputer pengguna 'segera setelah mereka mengklik link berbahaya atau file lampiran. Bila Anda menerima email dari orang yang tidak dikenal, tidak pernah klik apapun di dalamnya. Meskipun ketika mendapatkan email dari teman atau keluarga, maka perlu memindai email pertama sebelum membuka lampirannya.

4. Jangan mengunjungi situs yang berpotensi berbahaya seperti situs porno atau situs judi
Pembuat virus selalu lebih memilih untuk memasukkan kode berbahaya pada porno atau perjudian website untuk menyebarkan Trojan Horse, Spyware dan infeksi ransomware. Mengklik link di situs berbahaya seperti dapat menyebabkan infiltrasi berbagai ancaman, terutama ransomware yang mengenkripsi file pengguna dan mengunci sistem mereka atau browser, di mana mereka dapat memaksa pengguna untuk membayar uang tebusan. Kita harus menghindari mengunjungi semacam situs berisiko tinggi.

5. Jadilah orang pintar saat mengunduh atau memasang perangkat lunak bebas.
Perangkat lunak bebas adalah cara utama yang spyware dan adware gunakan untuk menginfeksi komputer. Kita dapat mengatakan bahwa hampir semua perangkat lunak bebas yang dibundel dengan program yang mungkin tidak diinginkan atau adware. Oleh karena itu, ketika kita menginstal program tersebut, kita harus berhati-hati untuk menghapus semua pilihan yang tidak diinginkan yang dapat mengubah pengaturan browser kita atau menambah program yang tidak diinginkan ke PC kita.

(Risa Adiana, @Risakyudesu, Blog: syntakrisa.blogspot.com)
STT Terpadu Nurul Fikri

Li-Fi 100 Kali Lebih Cepat dari Wi-Fi

Li-Fi adalah teknologi super cepat alternatif untuk Wi-Fi. Setelah dilakukan penelitian di laboratorium akhirnya diluncurkan perusahaan startup dari Estonia mengimplementasikan teknologi dalam konteks komersial. Velmenni, seorang finalis di kompetisi startup Slush 100 di Helsinki, mengungkapkan bahwa mereka telah memulai uji coba teknologi dalam kantor dan lingkungan industri di Tallinn.

Teknologi Li-Fi yang digunakan oleh Velmenni mampu mengirim data hingga 1GBps, yakni 100 kali lebih cepat dari teknologi Wi-Fi saat ini. Pada kecepatan ini, sebuah film definisi tinggi dapat diunduh hanya dalam beberapa detik. Li-Fi memungkinkan untuk keamanan yang lebih besar pada jaringan lokal sebagaimana cahaya tidak dapat menembus dinding, yang juga berarti ada gangguan kurang antara perangkat. Mungkin keuntungan paling signifikan adalah kecepatan yang menawarkan teknologi. Para peneliti telah mencapai kecepatan 224 gigabit per detik dalam kondisi laboratorium.

"Kami sedang melakukan beberapa proyek percontohan dalam industri yang berbeda dimana kita dapat memanfaatkan VLC (komunikasi cahaya tampak) teknologi," Deepak Solanki, CEO Velmenni, mengatakan kepada IBTimes UK. "Saat ini kami telah merancang solusi pencahayaan yang cerdas untuk lingkungan industri dimana komunikasi data dilakukan melalui cahaya. Kami juga melakukan proyek percontohan dengan klien pribadi di mana kita menyiapkan jaringan Li-Fi untuk mengakses internet di ruang kantor mereka. "

Sementara Li-Fi mungkin tidak sepenuhnya menggantikan Wi-Fi, teknologi dapat digunakan secara paralel untuk membuat jaringan lebih efisien. Keberhasilan proyek percontohan bisa melihat teknologi Li-Fi diluncurkan bagi konsumen dalam tiga sampai empat tahun ke depan, menurut Solanki, memungkinkan orang untuk mengakses internet menggunakan bola lampu di rumah mereka.

Sebelum adopsi massa Li-Fi dapat direalisasikan, teknik ini perlu dikembangkan untuk retrofit perangkat saat ini dengan teknologi. "Sangat sulit untuk membuat infrastruktur baru bagi Li-Fi sehingga entah bagaimana kita perlu mengintegrasikan sistem kami dengan sistem saat ini," kata Solanki.
Penemu Li-Fi, Profesor Harald Haas dari Universitas Edinburgh, sebelumnya telah mengklaim bahwa di masa depan setiap bola lampu LED dapat digunakan sebagai alternatif ultra-cepat ke Wi-Fi. Dalam pembicaraan TED menggambarkan teknologi, Haas mengatakan bahwa infrastruktur saat ini cocok untuk integrasi Li-Fi.

"Yang perlu kita lakukan adalah menyesuaikan microchip kecil untuk setiap perangkat pencahayaan potensial dan ini kemudian akan menggabungkan dua fungsi dasar: pencahayaan dan transmisi data nirkabel," kata Haas. "Di masa depan kita tidak akan hanya memiliki 14 miliar bola lampu, kita mungkin memiliki 14 miliar Li-Fi dikerahkan di seluruh dunia untuk lebih bersih, lebih hijau dan lebih terang masa depan." (Dwi Prakoso)
STT Terpadu Nurul Fikri

Mengenal Deep Web


Deep Web atau ada yang bilang juga dark web adalah bagian dari World Wide Web (WWW), namun tidak muncul di mesin pencari standar seperti Google, Yahoo, atau Bing. Para pengguna internet awam dari seluruh dunia saat ini dikabarkan hanya dapat mengakses sedikit sakali konten internet, yaitu hanya 0,03 persen saja dari seluruh yang ada di Internet dengan mesin pencari standar yang ada sekarang. Menurut Sickchirpse seperti dilansir laman The Guardian. Deep web yang berisi dunia hitam dari Internet ini umumnya diakses oleh para pengguna internet yang anonim tanpa diketahui orang awam.

Internet itu dianalogikan seperti gunung es, dimana bagian atasnya hanya terlihat sedikit seperti google, yahoo, wikipedia, amazon, dan website lain yang biasa kita ketahui. Sedangkan di bagian bawahnya lebih banyak lagi dan biasanya tidak bisa diakses oleh orang awam dan tidak bisa juga diakses dengan browser standar yang kita kenal selama ini. Untuk bisa mengakses Deep web diperlukan sebuah browser khusus, salah satunya dengan TOR Browser. TOR sendiri adalah kepanjangan dari The Onion Router.

Istilah deep web pertama kali dipopulerkan oleh Mike Bergman, pendiri BrightPlanet. Sejak tahun 2001, deep web dikenal memiliki konten dan informasi yang jumlahnya jauh lebih banyak dari surface web. Istilah surface web dan deep web digunakan untuk menganalogikan dunia internet secara keseluruhan.

Karena ternyata dunia internet yang setiap hari kita akses hanyalah bagian permukaannya saja. Ada banyak sekali konten yang mungkin tidak akan pernah kita ketahui saat berselancar di internet. Deep web memuat informasi yang tidak terindeks pada mesin pencarian standar di dunia internet seperti Google Yahoo atau Bing. Diperkirakan jumlah konten yang terdapat di deep web memiliki persentasi sebanyak 96% dari total keseluruhan konten internet. Jumlah ini tentu sangat besar jika dibandingkan dengan konten surface web yang biasanya kita akses.

Sebagian besar konten yang ada di deep web berupa database hasil penelitian yang dilakukan oleh lembaga peneliti, pemerintahan maupun penelitian yang bersifat pribadi. Sebagian konten lainnya terdiri dari konten porno, ilegal, konten yang dibuat oleh para hacker, dokumen rahasia pemerintahan serta aneka konten ekstrim lainnya yang tidak dapat dideteksi atau disensor oleh mesin pencarian biasa.

Bahkan ada pula situs penjualan manusia dan situs penelitian yang melibatkan manusia sebagai obyek. Menemukan konten-konten ekstrim seperti eksploitasi anak sebagai obyek seks, jual beli obat-obatan terlarang, jasa pembunuh bayaran dan black market bukanlah hal yang sulit ditemukan di deep web. Intinya, dunia deep web memang sangat luas dan memuat banyak konten-konten berbahaya. Deep web memiliki informasi yang lebih besar 400 hingga 500 kali dari web biasa, dengan kapasitas informasi mencapai 7.500 TB. Hampir 95% konten di deep web bisa diakses tanpa registrasi. (Aufa Billah)

 STT Terpadu Nurul Fikri

Mengapa Memilih Open Source?

Saat ini banyak sekali orang menggunakan perangkat TIK, tetapi ada satu hal yang cukup mengganggu, yakni sebagian besar aplikasi yang dipakai umumnya ilegal, alias "bajakan". Kenyataan ini tidak dapat dihindari dengan alasan bahwa mereka tidak mampu membeli aplikasi legal dengan harga yang mahal. Untuk menghapus kebiasaan buruk tersebut, sudah banyak yang mengkampanyekan open source sebagai solusi dari berbagai tindak pembajakan aplikasi.

Menurut istilah, Open Source adalah program komputer (Software) yang tersedia kode sumbernya dalam file program atau dalam file terpisah. Aplikasi open source adalah program komputer yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna dalam menjalankan program tersebut untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program tersebut, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pembuat sebelumnya.

Sehingga jika para pembuat aplikasi dapat mempelajari, mendistribusikan ulang, dan mengubah perangkat lunak tersebut, maka perangkat lunak itu akan berkembang. Inilah yang disebut masyarakat mengembangkannya, mengaplikasikannya, dan memperbaiki kelemahannya. Dari kita, oleh kita dan untuk kita bersama.

Lantas apa pentingnya kita menggunakan aplikasi open source?
Bagi pengguna open source banyak sekali kelebihan yang bisa kita ambil. Pertama, dengan menggunakan open source kita dapat mengurangi total biaya kepemilikan atau TCO (Total Cost of Ownership) lebih rendah daripada TCO produk proprietary. Total biaya kepemilikan itu mencakup biaya pengadaan (termasuk jika ada biaya lisensi), biaya pemasangan, biaya perawatan atau maintenance (termasuk biaya update atau upgrade), biaya pelatihan, dan lain-lain.

Kedua, dengan menggunakan open source kita juga bisa mendapatkan keamanan (security) lebih baik. Seperti yang kita tahu bahwa kode sumber aplikasi open source sudah terdapat di internet, jadi kita dapat mengetahui semua kode kodenya, jadi tidak ada kode kode rahasia yang bisa membuat komputer kita tidak aman dan contoh yang lainnya kita dapat menggunakan fitur hak akses pada linux, kita dapat mengatur hak akses pada file file atau dokumen dokumen yang kita inginkan, contohnya kita bisa memberikan hak akses read, write, dan execute hanya pada user kita saja, sedangkan untuk yang lain bisa kita batasi hak aksesnya.

Ketiga, yakni standar terbuka dan tidak bergantung vendor, yaitu dengan memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada pengguna, baik individu, perusahaan, atau pemerintahan. Pengguna dapat berganti paket software, berganti platform, atau vendor yang berbeda, tanpa menimbulkan masalah. Standar proprietary yang biasanya bersifat rahasia mengunci pengguna untuk menggunakan software hanya dari sebuah vendor.

Selanjutnya keempat, kita dapat mengurangi ketergantungan impor, dengan kita mengurangi produk produk impor dari luar negeri, sehingga kita dapat membuat berbagai aplikasi dari negeri kita sendiri sehingga dapat menghemat devisa negara.

Dan terakhir, open source dikenal dengan ketersediaan dan kestabilannya (tidak mudah hang atau minta restart). Ada banyak cerita anekdot, bahwa server open source bekerja baik bertahun-tahun tanpa minta perawatan khusus. Terdapat beberapa studi yang terkait hal itu yakni pada 1999, Zdnet menjalankan pengujian reliabilitas selama 10 bulan antara Red Hat Linux, Caldera Open Linux, dan Microsoft Windows NT Server 4 SP3. Ketiga server menggunakan perangkat keras yang identik dengan memberikan layanan atau fungsi print server, web server, dan file server. Hasilnya, server NT hang atau crash setiap 6 minggu, tapi tidak ada satu pun server Linux yang hang atau crash selama 10 bulan pengujian.

Lalu uji beban dengan pengujian secara acak telah dilakukan terhadap tujuh sistem komersial dan sistem GNU/Linux pada 1995. Hasilnya, sistem komersial memiliki kegagalan rata-rata sebesar 23%, sedangkan sistem Linux hanya 9%. Utilitas GNU (perangkat lunak yang dihasilkan projek GNU) gagal hanya 6%. Beberapa tahun kemudian, studi lanjutan menemukan bahwa kegagalan yang terjadi dalam sistem FOSS dapat teratasi, namun tidak demikian dengan perangkat lunak proprietary karena tidak bisa menyentuh kode sumber-nya. (Muhammad Abdul Karim)

Sumber: Rusmanto, Diktat Kuliah Pengantar Open Source dan Aplikasi, STT NF, 2014.
STT terpadu Nurul Fikri

Thread Anti Predator Siber


Aplikasi ini lahir dari seorang ibu yang anak pertamanya dibunuh oleh predator siber pada tahun 2007. Sonya Ryan mengatakan ia mendedikasikan hidupnya untuk mendidik anak-anak muda dan orang tua tentang bahaya predator siber.

"Putri saya Carly didekati oleh seorang pria paruh baya yang berpose sebagai remaja laki-laki secara online selama lebih dari 18 bulan. Ia beroperasi lebih dari 200 profil palsu untuk memikat anak-anak secara online. Sebagai gadis pertama di Australia yang dibunuh oleh predator internet, membuka dialog kritis tentang keamanan anak-anak muda baik online dan offline," kata Ryan saat peluncuran Thread.

Thread telah resmi diluncurkan dan tersedia di Google Play dan App Store, dapat diunduh secara gratis. Thread bisa membantu mencegah jenis kejahatan terjadi pada anak lain. Aplikasi ini telah dibuat oleh spesialis digital KOJO, yang bekerja di seluruh merek komersial besar, kecanggihan teknologi yang memastikan kehandalan dan kesederhanaan penggunaan untuk kedua orangtua dan anak-anak.

Thread memungkinkan pengguna untuk memeriksa lokasi mereka untuk menunjukkan mereka baik-baik saja, berdiskusi dengan kontak Situs tentang bahaya online atau offline dan dalam keadaan darurat, mengirim lokasi mereka saat panggilan 000. Akun ini dilindungi dengan pin, sehingga pengguna dapat meyakinkan bahwa komunikasi yang mereka terima adalah asli.

"Jika seorang remaja di rumah teman atau di tempat pesta dan merasa tidak yakin akan keselamatan mereka, mereka diam-diam dapat mengirim lokasi ke kontak darurat mereka. Thread menyediakan koneksi langsung antara lokasi si anak, kontak terpercaya dan layanan darurat," kata Ryan.

"Thread mampu mencegah terjadinya kejahatan yang mengerikan."
KOJO Chief Strategy Officer, Stephen God, mengatakan pengembangan Thread difokuskan pada bagaimana remaja menggunakan teknologi dan dimanfaatkan antarmuka yang sederhana.

"Pengguna dapat dengan cepat dan mudah berkomunikasi dengan kontak tepercaya atau meminta bantuan. Teknologi ini menempatkan kekuasaan di tangan pengguna dan memungkinkan mereka untuk membuat tindakan tegas segera," kata Lord.

"Ini merupakan harapan kami bahwa orang tua dan anak-anak mereka berbicara tentang apa yang harus dilakukan dalam skenario berbahaya dan termasuk Thread sebagai bagian dari aksi-rencana mereka."
Thread juga telah ditandai untuk digunakan dalam kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, membuat link penting untuk mendukung mereka dalam situasi yang berbahaya.

Thread membantu keluarga dan kelompok persahabatan untuk mempertahankan rasa aman dan keterhubungan meskipun ada pemisahan fisik dan akan memungkinkan pengguna untuk mengirim informasi yang cepat dan relevan untuk grup kontak yang lebih disukai.

"Ini memberikan lapisan lain perawatan dan perlindungan bagi orang-orang muda dan ketenangan pikiran untuk orang tua dan wali," simpul Lord (Husna Mutmainah)
STT Terpadu Nurul Fikri

Pendeteksian dan Pengenalan Wajah



Pembatasan akses terhadap suatu area tertentu menjadi hal utama pada sebuah instansi atau perusahaan. Pembatasan ini bertujuan untuk menjaga dokumen-dokumen rahasia atau barang-barang yang dianggap sangat berharga agar tidak di curi. Contoh area yang dibatasi seperti ruang server dan ruang brankas.

Salah satu metode yang dapat digunakan sebagai pembatas akses adalah dengan mengidentifikasi orang yang akan mengakses area tersebut. Proses identifikasi dilakukan dengan mengenali bagian tubuh yang unik seperti sidik jari, iris mata, geometri jari atau wajah.

Wajah merupakan bagian dari anggota tubuh manusia. Wajah memiliki keunikan sehingga setiap wajah memiliki ciri atau karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, wajah dapat digunakan sebagai pembeda antara wajah satu dengan wajah yang lainnya.

Selain wajah, sidik jari, iris mata, bentuk geometi telapang tangan juga bisa dijadikan pembeda.

Secara umum sistem pendeteksian dan pengenalan wajah di bagi menjadi 2 proses yaitu proses registrasi dan identifikasi. Gambar berikut menunjukan kedua proses tersebut.

fix
Gambar Proses Registrasi dan Identifikasi

Pada tahapan registrasi, citra wajah ditangkap (capture) oleh sebuah alat perekam (webcam) kemudian pada citra tersebut akan dilakukan image preprocessing. Image preprocessing adalah pengolahan awal suatu citra.

Pada proses ini citra wajah akan dibersihkan dari gangguan seperti gambar buram, bintik-bintik, kurang cahaya (noise). Proses berikutnya akan dilakukan lokalisasi citra. Tujuannya adalah untuk mengetahui lokasi dari citra wajah. Tahapan berikutnya adalah melakukan ekstraksi ciri dari citra wajah yang kemudian akan disimpan ke dalam database.

Pada tahapan identifikasi, proses yang dilakukan hampir sama dengan proses registrasi. Bedanya adalah pada tahapan ini dilakukan pengukuran kemiripan antara data citra masukan dengan data citra yang sudah disimpan di dalam database.

Hal yang cukup sulit dari sistem pendeteksian dan pengenalan wajah adalah bagaimana membuat sebuah sistem pendeteksi dan pengenalan wajah yang cepat (mendekati waktu nyata) dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Untuk mencapai hal tersebut maka perlu dibuat sistem pengenalan wajah yang cepat dan tingkat akurasi yang tinggi sehingga wajah dapat dikenali dengan cepat dan tepat.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka diperlukan pengembangan sebuah sistem pengenalan wajah yang cepat. Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah sistem yang mampu mendeteksi dan mengenali wajah secara cepat. Selain itu sistem ini juga mampu mendeteksi dan mengenali wajah dengan jumlah lebih dari satu. Berikut ini adalah gambar rancangan dari sistem yang akan dibuat.

Rancangan Sistem Pendeteksi dan Pengenalan Wajah Secara Realtime

Metode yang akan digunakan pada pendeteksian wajah menggunakan Haar Like. Haar Like adalah metode yang digunakan untuk melokalisasi (mendeteksi posisi sebuah objek dalam gambar).

Metode ini dipilih karena kecepatan dan ketepatannya dalam melakukan lokalisasi. Kemudian pada proses ekstraksi ciri akan digunakan metode Principle Component Analysis (PCA). PCA adalah metode yang digunakan untuk mengekstraksi karakteristik dari sebuah gambar. Sedangkan pada proses identifikasi akan digunakan metode jaringan saraf tiruan. Waktu yang diperlukan untuk mengembangkan sistem ini sekitar 4 sampai 5 bulan.

Untuk penerapan lebih lanjut, sistem ini akan diaplikasikan pada sistem keamaan kampus untuk mendeteksi keberadaan orang yang tidak dikenal. Selain itu sistem ini juga akan digunakan pada sistem absensi baik untuk sistem absensi karyawan atau sistem absensi mahasiswa/i.



indra
Indra Hermawan, S.Kom., M.Kom
Dosen STT Terpadu Nurul Fikri
indra[at]nurulfikri.ac.id

Pengembangan Aplikasi Pencarian Rumah Kost via Android



Kemajuan teknologi banyak memberikan solusi bagi masyarakat. Berbagai inovasi memberikan wahana baru yang patut dicoba dan dirasakan manfaatnya. Lebih efektif dan efesien, dua fungsi inilah yang akan menghiasi dunia teknologi ke depan, khususnya bagi Indonesia.

Saat ini manusia sudah menjadikan akses internet sebagai sistem layanan informasi yang dapat diaktifkan melalui komputer maupun ponsel pribadi. Oleh karena itu, para peneliti berlomba-lomba untuk membuat pengembangan sistem informasi berupa aplikasi tepat guna yang mampu memberikan solusi, salah satunya adalah Aplikasi Pencarian Tempat Kost.

Aplikasi ini telah dikembangkan beberapa peneliti, antara lain Erin Utami, mahasiswa D3 Teknologi Informasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Pada tahun 2012, Erin membuat penelitian yang berhubungan dengan bidang ilmu Sistem Informasi Geografis (SIG), yaitu GoogleMapsAPI 3.

zak

Gambar di atas merupakan aplikasi SIG Kos-kosan yang sudah tersinkronisasi dengan Google Maps. Kita tidak perlu membuat atau men-screenshoot peta terlebih dahulu, cukup dengan menambahkan layanan Google Map ke website. Lalu menggunakan Google Maps API, maka kita akan memiliki layanan Google Map sendiri.

Layanan yang tersedia dalam aplikasi tersebut:
  • Login User
  • Input Data Peta
  • Menampilkan marker kos-kosan pada peta (alamat, sisa kamar, gender dan harga)
  • Searching pada peta kos-kosan berdasarkan daerah
  • Pencarian multikriteria pada data kos-kosan
  • Rute
Dalam pengembangan lebih lanjut, para peneliti atau developer dapat mendesain kembali aplikasi ini secara lebih luas, paling tidak dapat membuat aplikasi ini dalam Sistem Informasi Geografis untuk Kos-kosan di wilayah kota Depok. Inovasi ini tentunya akan sangat berguna karena mengingat masih sulitnya seorang pendatang, bahkan masyarakat Depok sekalipun, yang mengetahui informasi dan letak Kos-kosan secara detail dan masif.

okey

Para Developer dapat menggunakan bahasa pemrogramanWeb seperti HTML, JQuery, PHP dan MySQL atau JavaAndroid bagi yang ingin diletakkan pada Platform Android. fitur-fitur tambahan yang diberikan dapat berupa: menu informasi (info rute, dan info fasiltas yang tersedia), Speech Recognition dan Chatting.

Aplikasi Pencarian Kos-kosan ini dapat dikembangkan dengan lebih valid, menarik dan user friendly, tentunya akan sangat bermanfaat bagi rakyat Depok maupun mahasiswa pendatang yang saat ini sedang memasuki tahun ajaran baru. Hemat dan tepat. Itu kata yang dapat mewakili keunggulan dari sistem ini, tanpa harus keliling dan mencari tahu ke banyak orang. Cukup dengan membuka aplikasi di handphone, maka seluruh informasi kos-kosan yang ada di kota tujuan dapat kita ketahui secara lebih cepat dan informatif.

Zaki Imaduddin S.T, M.Kom.
Dosen Pengajar
STT Terpadu Nurul Fikri

Evaluasi Model Kolaborasi Knowledge Sharing untuk Peningkatan Efektivitas e-Government dengan Pendekatan System Dynamic



Kajian Optimalisasi Pelayanan Publik oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (2009) menyatakan bahwa pemanfaatan e-Government masih kurang optimal. Landasan pernyataan ini adalah implementasi e-Government belum memenuhi integrasi manajemen, proses kerja, dan pelayanan publik yang didukungnya. Integrasi e-Government merupakan upaya untuk memperoleh manfaat dari e-Government sebaik-baiknya dalam mendukung pelayanan yang efektif dan efisien. Pernyataan bahwa e-Government belum optimal ini menjadi dasar kebutuhan untuk peningkatan efektivitas e-Government. Peningkatan efektivitas dilakukan untuk mencapai tujuan e-Government itu sendiri dalam mendukung pelaksanaan pelayanan publik.

Menurut Peter F. Drucker, sumber daya manusia pada e-Government memiliki potensi berupa pengetahuan untuk membantu melaksanakan pekerjaannya dengan lebih efektif. Pengetahuan merupakan sumber daya yang melekat pada setiap pemilik pengetahuan (knowledge owner) dan memerlukan mekanisme tertentu untuk dapat dimanfaatkan oleh pihak lain (knowledge reconstructor). Pendekatan yang dapat digunakan untuk memaksimalkan manfaat, menjamin pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan (sustainability), dan meminimalisir konflik antar kelompok yang berkepentingan adalah resource sharing. Hal inilah yang mendasari mengapa pendekatan berbagi sumber daya pengetahuan (knowledge sharing) dikaji lebih lanjut sebagai prospek untuk peningkatan efektivitas e-Government pada penelitian ini. Pelaksanaan knowledge sharing memerlukan interaksi antar peran yang memiliki tujuan sesuai satu sama lain (compatible) yang diwujudkan melalui kolaborasi dengan koordinasi (coordinated collaboration).

Pertanyaannya, bagaimana knowledge sharing dengan coordinated collaboration dapat meningkatkan efektivitas e-Government? Inilah yang menjadi latar belakang penelitian dilakukan.
 
E-Government Efektif
Definisi operasional "e-Government" pada penelitian ini adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada sektor publik untuk meningkatkan kegiatannya dalam penyampaian layanan (Kumar dan Best, 2006). Pelayanan publik dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik (pemerintah) sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayananan (masyarakat) maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. E-Government diimplementasikan menggunakan arahan tingkatan pembangunan e-Government yang terdiri atas empat tahapan, yaitu penampilan informasi (cataloguing), on-line transaction, integrasi vertikal, dan integrasi horizontal.

E-Government efektif merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, efektif berarti dapat membawa hasil atau berhasil guna. Pemahaman mengenai makna 'berhasil' ini dapat dikaitkan dengan ketercapaian tujuan. Efektivitas adalah pengukuran dalam arti tercapainya tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Efektivitas merupakan salah satu sudut pandang yang digunakan dalam menilai optimal tidaknya suatu sistem. Hal ini mendasari pemanfaatan konsep penyelesaian soal optimalisasi sistem yang terdiri atas fungsi tujuan dan pembatas. Fungsi tujuan adalah mengolah variabel yang ada untuk mencapai suatu nilai/hal yang dituju. Pembatas sistem merupakan cakupan dimana dan bagaimana sistem berjalan untuk mencapai tujuannya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah mengelola variabel dan pembatas sistem sebagai input, proses, dan output dalam rangka pencapaian tujuan (outcome).
 
Kolaborasi Knowlege Sharing
Drucker mendefinisikan pengetahuan (knowledge) sebagai informasi yang mengubah sesuatu atau seseorang. Hal ini terjadi ketika informasi tersebut memberi kemampuan seseorang atau institusi untuk mengambil tindakan yang berbeda atau tindakan yang lebih efektif. Polanyi dalam literatur yang ditulis Nonaka dan Takeuchi (1995) membagi pengetahuan dalam dua hal, yakni: pengetahuan tersirat (tacit) dan pengetahuan tersurat (eksplisit). Pengetahuan dapat dimanfaatkan bersama menggunakan mekanisme knowledge sharing yang dilakukan antara dua pihak. Pihak pertama (knowledge owner) mengkomunikasikan pengetahuan yang dimilikinya, baik secara sadar dan kerelaan atau tidak, dalam bentuk tertentu (melalui aksi, perkataan, atau tulisan). Kegiatan ini disebut dengan eksternalisasi. Sementara itu, pihak kedua (knowledge reconstructor) harus dapat menerima dan menginterprerasikan hasil ekspresi pengetahuan dari pihak pertama (dengan cara meniru aksi, mendengarkan, atau membaca). Kegiatan menerima pengetahuan disebut internalisasi.

Kolaborasi yang diadopsi sebagai mekanisme knowledge sharing adalah coordinated collaboration sebagai bentuk interaksi antar agen yang memiliki tujuan sesuai satu sama lain (compatible), serta sumber daya dan keahlian yang tidak cukup untuk mencapai tujuan. Komponen pada sebuah coordinated collaboration terdiri atas agen, mekanisme koordinasi, kegiatan interaksi, dan dukungan TIK.
 
System Dynamic
Pendekatan system dynamic menjelaskan bagaimana pengaruh komponen-komponen dan keterkaitan antar komponen dalam suatu sistem terhadap performansi sistem secara keseluruhan. Komponen-komponen pendukung e-Government sangatlah beragam dengan bentuk keterkaitan yang berbeda satu sama lainnya. Kirkwood (1998) menjelaskan bahwa untuk mengatasi permasalahan dalam suatu sistem tidak cukup hanya dengan memahami suatu event yang terjadi, melainkan harus memahami pattern of behavior dari kumpulan event tersebut. Pattern of behavior ditentukan oleh bagaimana keterkaitan antar variabel dan parameter dalam sistem yang dijelaskan menggunakan pemodelan causal loop diagram (CLD). Simulasi dilakukan dengan membangun model simulasi CLD dan mengisikan parameter pada model simulasi CLD untuk menghasilkan pattern of behavior yang ingin diamati. Pada penelitian ini, pattern of behavior yang diamati adalah peningkatan efektivitas e-Government efektif dengan event berupa hasil keterkaitan dan hubungan saling mempengaruhi antar komponen e-Government tesebut.

Model simulasi system dynamic terdiri atas simbol-simbol yang diperlihatkan oleh Gambar 1 dengan keterangan sebagai berikut:
  1. Stock merupakan nilai yang dihitung berdasarkan masukan dan keluaran.
  2. Flow merepresentasikan masukan dan keluaran untuk stock.
  3. Variabel merepresentasikan karakteristik model.
  4. Link merepresentasikan keterkaitan pengaruh antar variabel.
  5. Parameter merepresentasikan variabel kuantitatif yang dapat diisikan nilai sesuai kebutuhan dan konteks.
  6. Constant merupakan variabel yang telah ditetapkan nilainya sejak awal dan tidak berubah.
legenda
Gambar 1 Legenda model simulasi

Model peningkatan efektivitas e-Government yang disajikan pada Gambar 2 dibentuk dari tiga construct yaitu kondisi e-Government, proses peningkatan efektivitas, dan tujuan e-Government efektif. Kondisi e-Government yang merepresentasikan efektivitas dalam mencapai tujuannya diperoleh melalui evaluasi menggunakan target e-Government yang efektif. Target diturunkan dari tujuan e-Government efektif yang meliputi keselarasan tujuan e-Government dan pelayanan publik, terintegrasi, mendukung layanan yang efektif dan efisien, dan mencapai tujuan awal e-Government tersebut diimplementasikan. Adapun karakteristik yang merepresentasikan tujuan tersebut meliputi: keselarasan tujuan, interoperable, one stop service, transparan, layanan sesuai prosedur, tepat waktu, tepat sasaran, sumber daya berkualitas, dan sustainable. Evaluasi kondisi e-Government menghasilkan penetapan efektivitas e-Government dan masalah yang menghambat efektivitas tersebut.
proses
Gambar 2 Model peningkatan efektivitas e-Government dengan kolaborasi knowledge sharing
 
Peningkatan Efektivitas E-Government
Proses peningkatan efektivitas dilaksanakan berdasarkan masalah hasil evaluasi kondisi e-Government. Solusi untuk mengatasi masalah adalah shared knowledge (pengetahuan bersama) yang digunakan dalam kolaborasi knowledge sharing. Hal-hal yang perlu diidentifikasi untuk memenuhi solusi ini meliputi shared knowledge, agen pemilik dan pengguna pengetahuan yang memanfaatkan shared knowledge beserta definisi keterhubungan antar agen tersebut, mekanisme koordinasi yang sesuai dengan keterhubungan tersebut, dan TIK pendukung kolaborasi knowledge sharing.

Pelaksanaan kolaborasi oleh para agen dilakukan berdasarkan tujuan bersama yaitu untuk mengatasi masalah yang menghambat efektivitas e- Government. Hasil dari proses ini berupa pemahaman dan aksi perbaikan yang kemudian menjadi feedback pada kondisi e-Government sebagai upaya peningkatan efektivitas melalui penyelesaian masalah efektivitas e-Government.

Setelah melakukan evaluasi intensif dengan model simulasi, maka Penulis berkesimpulan dari pelaksanaan penelitian, bahwa penelitian berhasil membangun sebuah model peningkatan efektivitas e-Government yang menggunakan kolaborasi knowledge sharing sebagai cara pelaksanaannya.
Model ini merepresentasikan sistem peningkatan implementasi e-Government secara berkelanjutan sebagai akibat adanya mekanisme feedback pada kondisi e-Government.

Dalam praktek, peningkatan efektivitas membutuhkan adanya penetapan kondisi awal objek yang akan ditingkatkan efektivitasnya, definisi bagaimana melaksanakan proses peningkatan efektivitas, dan tujuan efektif yang ingin dicapai. Sementara itu, kolaborasi knowledge sharing menjadi cara dalam proses peningkatan efektivitas dengan mengatasi masalah yang menghambat efektivitas e-Government melalui pemanfaatan bersama pengetahuan yang sesuai serta melalui mekanisme yang sesuai pula.

Model dapat disimulasikan menggunakan model simulasi sytem dynamic untuk melihat bagaimana kondisi efektif e-Government dapat tercapai melalui proses simulasi dan feedback hasil proses tersebut. Hasil simulasi dapat digunakan untuk menyusun rekomendasi peningkatan implementasi e-Government dalam rangka peningkatan efektivitas pada suatu kasus di dunia nyata.


Amalia-Rahmah
Amalia Rahmah
Dosen Pengajar
STT Terpadu Nurul Fikri.
Artikel ini merupakan ringkasan dari makalah yang disampaikan dalam Konferensi Sistem Informasi Indonesia (Kensefina) 2014. Makalah lengkap dapat diunduh: http://www.nurulfikri.ac.id/index.php/unduh

Aplikasi Work Chat Mesengger dari Facebook



Mungkin bukan ide bagus untuk terus menggeser news feed Anda pada saat bekerja, namun sekarang pengguna akan memiliki sebuah alasan baru untuk memakai aplikasi mesengger pada saat jam bekerja.
Facebook telah meluncurkan sebuah versi Messenger yang bertujuan khusus untuk chatting dengan teman kerja pada November 2015 lalu di Google Play Store.

Disebut dengan work chat, aplikasi pesan bisnis yang memungkinkan pengguna untuk menyusun pesan secara individu dengan teman kerja. Aplikasi terikat dalam sebuah grup chat, membuat panggilan suara, membagikan photo dan video dan menggunakan sticker, yang berarti Anda dapat secara privat mengirimkan pesan catatan dari rapat besar, mengirmkan boss Anda sebuah video tentang konfrensi yang Anda hadiri, atau menerima jempol persetujuan dari manager Anda.

Work chat akan berkompetisi melawan aplikasi terkenal lainnya yang digunakan dalam perkantoran seperti Slack atau Hipcat, meskipun disana terlihat tidak ada perbedaan daripada aplikasi mesengger sebelumnya. Versi IOS dari aplikasi ini diharapkan segera rilis.

Aplikasi pesan baru ini bergabung dengan platform kerja facebook, dinamakan facebook at work yang rilis utuk testing private di bulan januari nanati, Facebook memliki 300 bisnis testing platform, termasuk Heineken USA, Hootsuite dan Royal Bank Of Scotland. Layanan berbayar memungkinkan bisnis dapat sharing dokumen, memulai diskusi , dan berkolaborasi dalam proyek.

Work chat dapat diunduh di Google Play Store, tapi hanya untuk testing facebook di tempat kerja yang dapat menggunakannya. (M. Agus)
STT Terpadu Nurul Fikri

FIREBIRD



Firebird disebut juga dengan FirebirdSQL adalah sistem manajemen basis data relasional yang menawarkan fitur-fitur dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. Firebird diarahkan dan dikeluarkan oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Namun dalam perkembangannya, Interbase yang komersial dibundel oleh Borland menjadi Phoenix. Sedangkan Firebird adalah interbase yang dikembangkan oleh komunitas Open Source, sehingga menjadikannya sebagai produk Database Server yang FREE.

Open source ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernah menggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? Banyak orang menggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehingga banyak yang ingin belajar harus mencari versi 'bajakan' dari produk tersebut untuk bisa belajar. Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise, tetapi tidak perlu membayar.

Kalangan-seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird. Produk ini gratis dan berkelas enterprise. Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusi sistem informasi berskala besar, namun mereka juga ingin menghindari harga yang sangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaing dengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala hal fitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisa dibandingkan, dan yang lebih penting Firebird sepenuhnya bebas.

Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird, bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL. Firebird memiliki rata-rata fasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure, trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap.

Firebird juga didukung ANSI SQL yang berarti akan semakin memudahkan Anda dalam proses migrasi antar database platform.

Beberapa kemampuan dari open source Firebird antara lain:

(1) Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi. Ini mirip seperti fasilitas pada Oracle.

(2) Firebird menggunakan sintaks standar untuk menciptakan suatu foreign key.

(3) Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi-version concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternatif untuk locking juga bisa digunakan perintah select.

(4) Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standar, sehingga tidak akan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted.

(5) Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database.

(6) Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database.

(7) Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source.

(8) Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini.

(9) Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitas developer, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya.
 
Fitur pada Firebird

1. Firebird dapat beroperasi dalam dua modus
Secara default Firebird beroperasi sebagai C/S Database Server dengan menawarkan semua fitur/fasilitias yang dimilikinya. Firebird dapat pula digunakan sebagai Database Engine Library/Embeded server yang terintegrasi secara penuh pada aplikasi anda.

2. Protokol Network yang Didukung
Sebagai C/S Database Server, Firebird mendukung protokol network yang umum anda gunakan, baik NetBEUI, IPX/SPX, ataupun TCP/IP. Protokol mana yang digunakan bergantung pada cara anda menspesifikasikan connection string untuk mengakses database.

3. Multiple Database Connection
Firebird dapat diakses oleh lebih dari satu koneksi. Untuk memungkinkan Firebird diakses oleh lebih dari satu koneksi, firebird harus dijalankan dalam mode c/s database server. Jika tidak maka firebird akan beroperasi dalam modus single user/connection dan mengakses database secara ekslusif dengan mengunci database tersebut singga tidak memungkinkan bagi user lain untuk mengakses database yang sama.

Di balik instalasi standar Firebird yang miskin akan tool administration yang mudah digunakan, ada beberapa tool yang disediakan oleh vendor pihak ketiga yang menawarkan banyak kemudahan-kemudahan dan bisa anda dapatkan secara gratis ataupun membelinya.

4. Interbase Console (IBConsole)
Interbase Console, dari namanya sebenarnya merupakan tool administratif standar dalam paket interbase server versi komersil. Namun dalam hal ini tool tersebut dapat pula digunakan untuk mengadministrasikan Firebird server. Tool ini barangkali akan lebih menyenangkan untuk anda yang sudah berpengalaman dalam menggunakan SQL dan lebih mempercayai kemampuan tangan anda untuk melakukan task-task ke dalam bahasa SQL.

5. Marathon
Tool ini barangkali sudah cukup dikenal bagi para pengguna Interbase kawakan, dan bisa digunakan untuk mengadministrasikan Firebird secara mudah.

6. IBExpert Personal Edition
Bagi anda yang baru beralih belajar mengunakan c/s database, atau terbiasa dengan kemudahan tool administratif pada database kesayangan anda, tool ini barangkali adalah yang paling sesuai untuk anda. Kendati gratis, fitur/fasilitas yang ditawarkannya cukup kaya untuk melakukan task-task administratif umum secara mudah. (Agung Prayoga)
STT Terpadu Nurul Fikri

Aplikasi Desktop dan Ponsel Open Source Terbaik



Setiap aplikasi Open Source memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing, dan banyak sekali aplikasi-aplikasi yang berjalan pada multi platform, tetapi tidak semua aplikasi Open Source memiliki kemajuan dalam hal pengembangan software. Karena itu, Bossie Awards 2015 memilih 10 aplikasi Open Source terbaik sepanjang tahun 2015.

1. LibreOffice
Dengan rilis utama dari versi 5 pada bulan Agustus 2015, LibreOffice Document Foundation menawarkan antarmuka pengguna sepenuhnya didesain ulang, kompatibilitas yang lebih baik dengan Microsoft Office ( termasuk DOCX, XLSX , dan PPTX dukungan format file), dan perbaikan yang signifikan untuk Calc, aplikasi spreadsheet.

Dengan berbagai perdebatan yang ada, akhirnya pada tahun 2010 LibreOffice memisahkan diri dari OpenOffice.org. Dan pada tahun 2011, Oracle mengumumkan tidak lagi mendukung OpenOffice.org, dan menyerahkan merk dagang untuk Apache Software Foundation. Sejak itu, LibreOffice menjadi penguasa di bidang pengembang, fitur dan pengguna dibandingkan OpenOffice.

2. Firefox
Dalam persaingan dari aplikasi internet browser terkemuka, Firefox adalah yang terbaik dibanding saingannya Chromium yang sama-sama open source karena dengan dua alasan penting yaitu:

Penggunaan memori: Chromium, yang masih turunan dari Chrome, lebih banyak membutuhkan memori.

Privasi: Chromium otomatis mengunduh aplikasi snooping untuk menanggapi aplikasi "Ok Google".

3. Thunderbird
Telah lama Mozilla Thunderbird menjadi aplikasi client email terbaik, meskipun lama tidak mengeluarkan versi terbarunya tetapi versi terbaru 38.2 resmi dipublikasikan pada bulan Agustus 2015, dan ada rencana untuk pembangunan yang lebih.

Mozilla secara resmi menarik orang-orang dari proyek kembali pada bulan Juli 2012, namun sekelompok relawan, yang dipimpin oleh Kent James dan semua relawan Thunderbird, terus bersikukuh untuk memisahkan diri. Meskipun Anda tidak akan menemukan inovasi terbaru dalam email Thunderbird, tetapi Anda akan menemukan sebuah inti dasar yang kokoh pada media penyimpanan lokal, dan jika Anda memiliki email di jaringan awan membuat Anda khawatir, maka aplikasi ini adalah alternatif yang disarankan

4. Notepad ++
Jika selama ini Notepad bawaan Windows yang menangani semua kebutuhan editing (mengedit kode program dan mengedit HTML), maka aplikasi ini lebih baik. Untuk pengguna Windows yang mempelajari sedikit lebih banyak dalam editor teks maka Notepad++ adalah pilihannya.

Dengan menggunakan gadget, maka terdapat fitur-fitur baru dari Notepad++ yakni drag-and-drop, color-coded hints for completing HTML commands, bookmarks, macro recording, shortcut keys, dan setiap format pengkodean teks anda.

5. VLC
The stalwart VLC (sebelumnya dikenal sebagai VideoLAN Client) dapat berjalan hampir semua jenis file media di hampir semua platform.
The tiled Universal app untuk Windows 10, di Windows Store, memiliki beberapa kritik untuk ketidakstabilan dan kurangnya kontrol, sedangkan VLC mampu bekerja dengan baik tanpa codec eksternal. Ia bahkan mendukung format Blu-ray dengan dua perpustakaan baru.

Untuk versi desktop sudah ada pada windows 10, tetapi anda harus siap dengan berbagai iklan tentang Universal Groove Music and Movies & TV apps dari Microsoft.

6. 7 – Zip
Sudah lama ZIP archive manager diakui sebagai software open source terkemuka untuk Windows. 7 - Zip bekerja sangat baik, bahkan pada Windows 10 Desktop. Bisa mengatasi semua jenis file RAR yang dapat menjadi masalah di Windows, dengan kombinasi password saat mengekstrak ZIP. ini adalah salah satu kelebihan dari program tersebut.

7. Handbrake
Jika Anda ingin mengkonversi DVD Anda (atau ke format video yang umum digunakan) ke dalam sebuah file dalam beberapa format lain, atau hanya memotong sebagian film, Handbrake adalah salah satu software yang bisa melakukannya. Jika Anda pengguna Windows, Handbrake sangat dibutuhkan, sejak Microsoft tidak lagi mempercayai ripping DVD.

Handbrake menyajikan sejumlah tools berguna untuk mengoptimalkan konversi untuk perangkat target Anda (seperti iPod, iPad, Android Tablet, dan sebagainya) dengan mudah, dan cepat. Handbrake memperbarui perbaikan celah yang dirilis pada bulan Juni demi untuk menjaga pemeliharaan software dan itu bekerja dengan baik pada Windows 10 Desktop.

8. KeePass
Saya mengaku menyerah untuk mengunduh KeePass karena semua situs download tertuju kepada Sourceforge. Itu artinya Anda harus sangat berhati-hati dengan link download dan apa yang Anda klik ketika Anda akan mendownload dan menginstal software. Sementara KeePass sendiri adalah 100% OpenSource (GNU GPL), Sourceforge tidak terlalu dibatasi dan penginstalnya menyangkut crapware.

Salah satu dari banyak aplikasi pembuat password penyimpanan lokal, KeePass membedakan dirinya dengan cakupan luas, serta kemampuan untuk menjalankan pada segala macam platform, instalasi tidak diperlukan.

9. VirtualBox
Dengan rilis utama diterbitkan pada bulan Juli 2015, Oracle's open source VirtualBox tersedia untuk Windows, OS X, Linux, Solaris bahkan terus memberikan tekanan kepada para pesaingnya seperti VMware Workstation, VMware Fusion, Parallels Desktop dan Microsoft Hyper-V. Tim Oracle masih mendapatkan bug pada Windows 10, tapi mereka tidak ambil pusing, karena itu adalah produk Microsoft. Meskipun VirtualBox tidak cukup sesuai dengan kinerja produk VMware dan Paralles, tapi mendekati. Versi 5 membawa dukungan drag and drop yang sudah ditunggu lama, sehingga lebih mudah untuk memindahkan file antara VMs dan host.

10. Inkscape
Jika Anda sangat suka dengan desain yang dibuat dengan Adobe Illustrator (atau bahkan CorelDraw), cobalah melihat Inkscape tidak kalah bagus dengan yang lain.

Versi 0.91, dirilis pada bulan Januari, menggunakan mesin render grafis internal baru yang disebut Kairo, disponsori oleh Google, untuk membuat aplikasi berjalan lebih cepat dan memungkinkan untuk lebih akurat render. Inkscape akan membaca dan menulis SVG, PNG, PDF, EPS bahkan dan format lain. Itu dapat mengekspor Flash XML grafis, HTML5 Canvas dan XAML, dan lain lain. (M. Abdul Karim)
STT Terpadu Nurul Fikri

Jumat, 08 Januari 2016

Aplikasi Desktop dan Ponsel Open Source Terbaik


Setiap aplikasi Open Source memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing, dan banyak sekali aplikasi-aplikasi yang berjalan pada multi platform, tetapi tidak semua aplikasi Open Source memiliki kemajuan dalam hal pengembangan software. Karena itu, Bossie Awards 2015 memilih 10 aplikasi Open Source terbaik sepanjang tahun 2015.


1. LibreOffice
Dengan rilis utama dari versi 5 pada bulan Agustus 2015, LibreOffice Document Foundation menawarkan antarmuka pengguna sepenuhnya didesain ulang, kompatibilitas yang lebih baik dengan Microsoft Office ( termasuk DOCX, XLSX , dan PPTX dukungan format file), dan perbaikan yang signifikan untuk Calc, aplikasi spreadsheet.
 


Dengan berbagai perdebatan yang ada, akhirnya pada tahun 2010 LibreOffice memisahkan diri dari OpenOffice.org. Dan pada tahun 2011, Oracle mengumumkan tidak lagi mendukung OpenOffice.org, dan menyerahkan merk dagang untuk Apache Software Foundation. Sejak itu, LibreOffice menjadi penguasa di bidang pengembang, fitur dan pengguna dibandingkan OpenOffice.


2. Firefox
Dalam persaingan dari aplikasi internet browser terkemuka, Firefox adalah yang terbaik dibanding saingannya Chromium yang sama-sama open source karena dengan dua alasan penting yaitu:
 


Penggunaan memori: Chromium, yang masih turunan dari Chrome, lebih banyak membutuhkan memori.
 


Privasi: Chromium otomatis mengunduh aplikasi snooping untuk menanggapi aplikasi "Ok Google".


3. Thunderbird
Telah lama Mozilla Thunderbird menjadi aplikasi client email terbaik, meskipun lama tidak mengeluarkan versi terbarunya tetapi versi terbaru 38.2 resmi dipublikasikan pada bulan Agustus 2015, dan ada rencana untuk pembangunan yang lebih.


Mozilla secara resmi menarik orang-orang dari proyek kembali pada bulan Juli 2012, namun sekelompok relawan, yang dipimpin oleh Kent James dan semua relawan Thunderbird, terus bersikukuh untuk memisahkan diri. Meskipun Anda tidak akan menemukan inovasi terbaru dalam email Thunderbird, tetapi Anda akan menemukan sebuah inti dasar yang kokoh pada media penyimpanan lokal, dan jika Anda memiliki email di jaringan awan membuat Anda khawatir, maka aplikasi ini adalah alternatif yang disarankan


4. Notepad ++
Jika selama ini Notepad bawaan Windows yang menangani semua kebutuhan editing (mengedit kode program dan mengedit HTML), maka aplikasi ini lebih baik. Untuk pengguna Windows yang mempelajari sedikit lebih banyak dalam editor teks maka Notepad++ adalah pilihannya.
 


Dengan menggunakan gadget, maka terdapat fitur-fitur baru dari Notepad++ yakni drag-and-drop, color-coded hints for completing HTML commands, bookmarks, macro recording, shortcut keys, dan setiap format pengkodean teks anda.


5. VLC
The stalwart VLC (sebelumnya dikenal sebagai VideoLAN Client) dapat berjalan hampir semua jenis file media di hampir semua platform.
The tiled Universal app untuk Windows 10, di Windows Store, memiliki beberapa kritik untuk ketidakstabilan dan kurangnya kontrol, sedangkan VLC mampu bekerja dengan baik tanpa codec eksternal. Ia bahkan mendukung format Blu-ray dengan dua perpustakaan baru.


Untuk versi desktop sudah ada pada windows 10, tetapi anda harus siap dengan berbagai iklan tentang Universal Groove Music and Movies & TV apps dari Microsoft.
 

6. 7 – Zip
Sudah lama ZIP archive manager diakui sebagai software open source terkemuka untuk Windows. 7 - Zip bekerja sangat baik, bahkan pada Windows 10 Desktop. Bisa mengatasi semua jenis file RAR yang dapat menjadi masalah di Windows, dengan kombinasi password saat mengekstrak ZIP. ini adalah salah satu kelebihan dari program tersebut.


7. Handbrake
Jika Anda ingin mengkonversi DVD Anda (atau ke format video yang umum digunakan) ke dalam sebuah file dalam beberapa format lain, atau hanya memotong sebagian film, Handbrake adalah salah satu software yang bisa melakukannya. Jika Anda pengguna Windows, Handbrake sangat dibutuhkan, sejak Microsoft tidak lagi mempercayai ripping DVD.


Handbrake menyajikan sejumlah tools berguna untuk mengoptimalkan konversi untuk perangkat target Anda (seperti iPod, iPad, Android Tablet, dan sebagainya) dengan mudah, dan cepat. Handbrake memperbarui perbaikan celah yang dirilis pada bulan Juni demi untuk menjaga pemeliharaan software dan itu bekerja dengan baik pada Windows 10 Desktop.


8. KeePass
Saya mengaku menyerah untuk mengunduh KeePass karena semua situs download tertuju kepada Sourceforge. Itu artinya Anda harus sangat berhati-hati dengan link download dan apa yang Anda klik ketika Anda akan mendownload dan menginstal software. Sementara KeePass sendiri adalah 100% OpenSource (GNU GPL), Sourceforge tidak terlalu dibatasi dan penginstalnya menyangkut crapware.
 


Salah satu dari banyak aplikasi pembuat password penyimpanan lokal, KeePass membedakan dirinya dengan cakupan luas, serta kemampuan untuk menjalankan pada segala macam platform, instalasi tidak diperlukan.


9. VirtualBox
Dengan rilis utama diterbitkan pada bulan Juli 2015, Oracle's open source VirtualBox tersedia untuk Windows, OS X, Linux, Solaris bahkan terus memberikan tekanan kepada para pesaingnya seperti VMware Workstation, VMware Fusion, Parallels Desktop dan Microsoft Hyper-V. Tim Oracle masih mendapatkan bug pada Windows 10, tapi mereka tidak ambil pusing, karena itu adalah produk Microsoft. Meskipun VirtualBox tidak cukup sesuai dengan kinerja produk VMware dan Paralles, tapi mendekati. Versi 5 membawa dukungan drag and drop yang sudah ditunggu lama, sehingga lebih mudah untuk memindahkan file antara VMs dan host.
 


10. Inkscape
 Jika Anda sangat suka dengan desain yang dibuat dengan Adobe Illustrator (atau bahkan CorelDraw), cobalah melihat Inkscape tidak kalah bagus dengan yang lain.


Versi 0.91, dirilis pada bulan Januari, menggunakan mesin render grafis internal baru yang disebut Kairo, disponsori oleh Google, untuk membuat aplikasi berjalan lebih cepat dan memungkinkan untuk lebih akurat render. Inkscape akan membaca dan menulis SVG, PNG, PDF, EPS bahkan dan format lain. Itu dapat mengekspor Flash XML grafis, HTML5 Canvas dan XAML, dan lain lain. (M. Abdul Karim)
Sumber: http://www.infoworld.com/article/2982630/open-source-tools/bossie-awards-2015-the-best-open-source-desktop-and-mobile-software.html
STT Terpasu Nurul Fikri 

Kebiasaan


Apa definisi kebiasaan? Kebiasaan adalah suatu cara yang lazim yang wajar dan diulang-ulang dalam melakukan sesuatu oleh sekelompok orang. Masing-masing manusia pasti mempunyai perilaku-perilaku tertentu yang menyenangkan sehingga akan dikerjakan setiap waktu. Perilaku-perilaku tersebut bisa sama atau bisa juga berbeda dengan individu yang lain. Sebagai contoh, Anda memilikiperilaku untuk mencucitangan sebelum makan. Perbuatan atau perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dan rnenjadi pola hidup seperti itulah yang disebut kebiasaan. Di masyarakat, juga terdapat kebiasaan-kebiasaan tertentu yang diikuti oleh setiap warganya. Kebiasaan itu bisa berupa cara-cara melakukan atau memanfaatkan sesuatu ataupun perilaku-perilaku tertentu yang dianggap praktis dan juga benar.


Contoh Kebiasaan :
  1. Di masyarakat Jawa, ada kebiasaan mengenakan kemeja batik saat menghadiri acara tertentu misalnya acara pernikahan.
  2. Di Indonesia, terdapat kebiasaan untuk mengunjungi kerabat yang lebih tua di hari raya keagamaan.
  3. Sebagian besar masyarakat di Indonesia, terdapat kebiasaan untuk makan dengan sendok dan garpu.
  4. Di masyarakat Islam Indonesia, terdapat kebiasaan untuk menggunakan sarung dan kopiah saat menjalankan ibadah.
 
Kebiasaan-kebiasaan tersebut dianggap sebagai suatu cara yang lazim, wajar, dan juga benar. Karena dianggap wajar dan benar, maka dilakukan berulang-ulang dan menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kebiasaan kelompok lain yang berbeda dari kebiasaan kelompoknya dilihat sebagai suatu keanehan. Suatu kelompok masyarakat yang mempunyai kebiasaan makan yang tidak memakai sendok/ garpu akan menganggap aneh masyarakat lain yang mempunyai kebiasaan makan dengan menggunakan sendok dan garpu.

 
Umumnya, suatu kebiasaan yang menyangkut cara menggunakan atau memanfaatkan sesuatu dimulai dari usaha coba-coba (trial and error), situasi kebetulan, atau beberapa pengaruh yang tidak disadari. Dari usaha tersebut, sekelompok orang sampai pada salah satu kemungkinan, kemudian mengulangnya dan menerimanya sebagai cara yang wajar untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Dari kebiasaan sekelompok orang ini, cara atau tindakan tersebut diikuti oleh seluruh warga dan dianggap sebagai sesuatu yang praktis dan benar, maka jadilah sebuah kebiasaan masyarakat. Kebiasaan yang diikuti oleh sebagian besar anggota masyarakat dan diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya disebut sebagai tradisi.

Habit for Future


Mahasiswa dan Mahasiswi STT NF mendapatkan matakuliah Softskill untuk membentuk insan yang berkarakter baik dan unggul. Materi softskill adalah mata kuliah yang wajib didapatkan oleh semua Mahasiswa, salah satunya adalah mata kuliah Pembentukan Karakter (PK) yang didapatkan oleh


Mahasiswa tingkat dua atau semester 3. Matakuliah ini mengajarkan Mahasiswa agar memiliki kebiasaan-kebiasaan yang positif dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang negatif.


Hal yang menarik dalam matakuliah ini adalah setiap mahasiswa diberikan project Pembentukan Karakter untuk mengaplikasikan Pelajaran mengenai NICE (Novelty, Intelligent, Care dan Excellent). NICE merupakan salah satu metode pembentukan karakter dengan sistem terpadu baik secara segi kecerdasan akademis, kecerdasan sosial, maupun spiritual.


Saat ini ada 6 Mahasiswa/i yang terbentuk dalam "Tim Excellent" membuat project yang cukup menarik bernamakan "Gak Mepet Deadline". project ini merupakan suatu program pembentukan kebiasaan mahasiswa agar mengumpulkan tugas tidak mepet waktu deadline atau tidak mendekati waktu yang sudah ditentukan Dosen.


Dosen memberikan tugas kepada mahasiswa merupakan suatu hal yang sudah sangat lumrah sehingga mahasiswa pasti memiliki setumpuk tugas setiap harinya. Project ini memiliki nilai agar mahasiswa mampu mengatur waktu dengan baik dan tidak menunda-nunda dalam mengerjakan tugas.


Hal yang pertama dilakukan "Tim Excelent" adalah sosialisasi kepada mahasiswa angkatan 2014 respon yang diterima cukup baik dan menyetujui program ini untuk dijalankan di mahasiswa angkatan 2014. Akhirnya, seluruh mahasiswa angkatan 2014 memiliki aturan untuk mengumpulkan tugas maksimal pada H-2 deadline, keuntungan dari melakukan program ini adalah menjadikan kebiasaan yang positif ini adalah setiap mahasiswa mampu mengumpulkan tugas dengan hasil baik dan mendapatkan nilai tambah dari dosen.


Selain membuat aturan, "Tim Excellent" juga akan rutin mengingatkan list tugas beserta deadline setiap harinya. Tim juga, membentuk sebuah kelompok belajar guna membantu mahasiswa memahami pelajaran sehingga memperkecil jumlah mahasiswa yang tertinggal pelajaran.


Kebiasaan yang baik itu bisa diciptakan dan kebiasaan buruk juga bisa dihapuskan untuk membentuk karakter yang lebih baik untuk masa depan yang gemilang. (Ratih Septia Giri)
STT Terpadu Nurul Fikri