Senin, 03 April 2017
Pelantikan UKM Futsal dan SENADA
Tak hanya BEM dan DPM yang bergani kepemimpinan, UKM atau BSO-BSO yang ada di STT Terpadu Nurul Fikri juga ikut berganti karena kepemimpinan selanjutnya sudah menjalani satu periode masa jabatan, UKM SENADA yang sebelumnya dipimpin oleh Hendra semester 7 jurusan SI kini digantikan oleh Muhammad Natsir semester 5 jurusan TI, pergantian ini merupakan hasil musyawarah dari beberapa perwakilan mahasiswa yang diselenggarakan oleh BEM, UKM Futsal periode selanjutnya akan dipimpin oleh Abdul Rozak Chaidir semester 5 jurusan TI.
Hari Kamis tanggal 31 Desember 2015 pukul 16.00 WIB BEM menyelenggarakan pelantikan kedua UKM, kedua kepengurusan UKM tersebut dilantik oleh Ketua STT NF yaitu Bapak Rusmanto. Pelantikan ini dihadiri oleh seluruh pengurus UKM,beberapa perwakilan mahasiswa, Puket tiga dan Ketua STT NF bapak Rusmanto.
“beruntungnya mahasiswa yang menjadi bagian dari keluarga STT NF karena memiliki orang tua-orang tua yang hebat yang memimpin di STT Terpadu Nurul Fikri, begitu juga kami yang bangga memiliki mahasiswa yang memiliki talenta-talenta luar biasa. Jika anak-anak memiliki kemampuan dalam bermain futsal bergabunglah kedalam UKM FUTSAL ini, kembangkan kemampuan kalian” ungkap bapak Rusmanto dalam sambutannya, Beliau mengucapkan selamat dan sukses kepada para pengurus baru UKM-UKM STT NF ini.
Bapak Rusmanto memimpin para pengurus untuk mengucapkan ikrarnya saat pelantikan, kedua UKM dilantik secara bergantian. Suasana haru sangat terasa saat mengucapan ikrar tanggung jawab untuk setahun kedapan. Setelah kedua Ketua mengucap ikrar, keduanya bergantian menyampaikan sepatah dua patah kata untuk pertama kalinya dalam kepemimpinan yang baru saja diresmikan.
Kunjungi kampus kami STT Terpadu Nurul Fikri
KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
MAKALAH INDIVIDU
KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Oleh :
Ratih Septia Giri – 0110114013
Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri
Jakarta
2016
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas
rahmat dan karunianya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada
waktunya. Adapun judul dari makalah ini adalah ”Kepemimpinan Dalam Kehidupan
Sehari-hari”. Makalah ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Keterampilan Kepemimpinan.
Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada dosen mata kuliah yang bersangkutan yang telah
memberikan tugas terhadap penyusun. Penyusun juga ingin mengucapkan terima
kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dalam pembuatan makalah ini yang
tidak bisa penyusun sebutkan satu persatu.
Penyusunan makalah ini jauh dari sempurna. Dan ini merupakan langkah yang
baik dari studi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, keterbatasan waktu dan
kemampuan penyusun, maka kritik dan saran yang membangun senantiasa penyusun
mengharapkan semoga makalah ini dapat berguna bagi penyusun pada khususnya dan
pihak lain yang berkepentingan pada umumnya.
Jakarta, 29 Desember 2016
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar
Belakang
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, dalam
kehidupan sehari-hari setiap orang pasti membutuhkan bantuan orang lain, oleh
karena itu manusia termasuk makhluk berkelompok, hidup berkelompok pasti
membutuhkan seseorang yang mampu memimpin kelompoknya agar tujuan dalam
kehidupan dapat tercapai dengan mudah. Seseorang yang dipilih sebagai pemimpin
biasanya merupakan seseorang yang memiliki pengetahuan dan semangat yang lebih
tinggi karena pemimpin diharapkan dapat membawa anggotanya kearah perubahan dan
keberhasilan.
Tapi sebenarnya semua orang dilahirkan sebagai pemimpin, setiap orang
memiliki kemampuan memimpin baik memimpin dirinya sendiri maupun memimpin
kelompok atau organisasi besar, kepemimpinan menjadi salah satu kamampuan
alamiah yang dimiliki setiap orang.
Kemampuan kepemimpinan seseorang yang paling dasar adalah memimpin
dirinya sendiri, setiap orang pasti memiliki pengalaman memimpin diri sendiri
dalam kehidupan sehari-hari, seperti memimpin dirinya untuk memiliki aktifitas
yang positif dan selalu menjadi pribadi yang lebih baik lagi setiap harinya.
Jika manusia tidak memiliki jiwa kepemimpinan dalam hidupnya, kehidupannya
tidak akan terarah seperti tidak memiliki tujuan dan impian.
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang disebut sebagai pemimpin
biasanya seseorang yang mampu memimpin sebuah kelompok atau organisasi seperti
presiden, ketua partai, direktur perusahaan, ketua organisasi dan lain-lain.
Padahal sebenarnya semua orang adalah pemimpin.
Kepemimpinan
adalah unsur yang fundamental dalam menghadapi gaya dan perilaku seseorang. Hal
itu merupakan potensi untuk mampu membuat orang lain (yang dipimpin) mengikuti
apa yang dikehendaki pemimpinnya menjadi realita. Ia melibatkan unsur emosi
yang pada kenyataannya dapat selalu berubah. Menerapkan kepemimpinan tidak
selalu berjalan mulus. Boleh jadi karyawan yang dipimpin manajer merasa
ragu-ragu akan kemampuan manajer, tidak jelas apa dan mengapa manajer
menginstruksikan sesuatu, apatis terhadap manajer atau bahkan bisa saja
menunjukkan konflik dengan manajer. Karyawan yang baik menjadikannya sebagai
motivasi diri demi pengembangan diri di waktu sekarang dan masa depan.
1.2 Tujuan
Setelah mengetahui latar belakang
masalah dalam makalah ini maka makalan ini dibuat bertujuan untuk :
1.
Memberikan pengalaman mengenai kepemimpinan
dalam kehidupan sehari-hari
2.
Memberikan informasi mengenai kepemimpinan yang
ada dalam kehidupan sehari-hari.
1.3 Batasan
Masalah
Makalah ini memiliki batasan
masalah sebagai berikut :
1.
Kepemimpinan yang dibahas adalah contoh
kepemimpinan pribadi penulis dalam kehidupan sehari-hari
2.
Makalah ini akan memberikan infomasi berupa
mengalaman nyata penulis dalam memimpin
BAB II
Pembahasan
2.1 Kepemimpinan
Dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam
kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, perusahaan
sampai dengan pemerintahan sering kita dengar sebutan pemimpin, kepemimpinan
serta kekuasaan. Ketiga kata tersebut memang memiliki hubungan yang berkaitan
satu dengan lainnya. Dalam prakteknya, sering diartikan sama antara pemimpin
dan kepemimpinan, padahal pengertian tersebut berbeda. Pemimpin adalah orang
yang tugasnya memimpin, sedangkan kepemimpinan adalah bakat dan atau sifat yang
harus dimiliki seorang pemimpin. Kepemimpinan membutuhkan penggunaan kemampuan
secara aktif untuk mempengaruhi pihak lain dan dalam wujudkan tujuan organisasi
yang telah ditetapkan lebih dahulu.
Kepemimpinan
memiliki kata dasar pemimpin yang berartikan seseorang yang memiliki tugas
memimpin orang lain baik dalam kelompok, organisasi, dan juga masyarakat.
Seseorang dikatakan sebagai pemimpin apabila Dia memiliki seorang pengikut atau
bawahan. Pengaruh seorang pemimpin sangat besar bagi bawahannya seperti moral,
kepuasan kerja, keyakinan, serta kualitas kehidupan kerja .
Seorang
Pemimpin juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan kepemimpinan yang
merupakan faktor penting bagi seorang pemimpin seperti keterampilan manajemen
dan juga keterampilan teknis. Bertambah tinggi kedudukan seorang pemimpin maka
semakin tinggi pula citra yang di timbulkan dalam suatu organisasi ataupun
suatu kelompok, sebaliknya jika berkurangnya citra seorang pemimpin maka
semakin rendah pula citra dan pandangan masyarakat luas terhadap organisasi
ataupun kelompok tersebut. Kepemimpinan sendiri memiliki arti berbeda dengan
pemimpin yaitu kekuasaan penuh untuk mempengaruhi seseorang.
Contoh
yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari - hari adalah mengenai
kepemimpinan presiden dan wakil presiden di negeri kita sendiri. Akibat semakin
rendahnya kualitas yang ditunjukan Presiden dan wakil presiden dalam memecahkan
berbagai masalah yang dialami negeri yang dipimpinnya, serta minimnya kualitas
yang dihasilkan dalam memimpin negara dapat menimbulkan semakin rendahnya rasa
demokrasi dikalangan masyarakat luas. Sebagai contohnya, adalah rendahnya minat
pemuda diperkotaan terhadap masalah politik yang sedang terjadi sehingga
mengakibatkan kekhawatiran bagi masa depan Indonesia. Akibat lain yang
ditimbulkan adalah rasa bangga pemuda indonesia lebih tinggi dikatakan sebagai
seorang muslim daripada sebagai Warga Negara Indonesia. Pendapat tersebut telah
di katakan oleh Lembaga Survei Indonesia ( LSI ).
2.1.1 Contoh 1
Sebagai mahasiswa dan karyawan yang
memiliki banyak tugas perkuliahan serta pekerjaan sebagai karyawan salah satu
perusahaan swasta, penulis harus memiliki cara agar semua pekerjaan dan tugas
dapat diselesaikan tepat waktu. Mampu mengatur waktu dan akfitas merupakan
salah satu keterampilan kepemimpinan untuk diri sendiri sebagai rasa tanggung
jawab akan pekerjaan dan tugas.
Ketika penulis menjadi seorang
mahasiswa, penulis harus mengerjakan semua tugas dan kewajiban sebagai
mahasiswa, dalam hidup penulis memiliki tujuan dan impian yang ingin atau harus
dicapai, tujuan itu dapat dicapai jika penulis memimpin diri sendiri untuk
mencapai tujuan tersebut, jika penulis tidak melakukan apapun penulis tidak
akan sampai pada tujuan yang diinginkan oleh karena itu keterampilan
kepemimpinan yang sebenarnya ada pada setiap orang harus diasah dan digunakan
meskipun hal kecil dalam kehidupan sehari-hari sekalipun
BAB III
Penutup
Kesimpulan
Kata pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan memiliki keterikatan yang tak
dapat dipisahkan. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka
satu sama lainnya, tetapi banyak faktor. Pemimpin yang berhasil hendaknya
memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan
yang digunakan, apakah itu kepribadiannya, keterampilan, bakat, sifat –
sifatnya, atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat
berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan.
Rahasia utama
kepemimpinan adalah kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya,
bukan kecerdasannya, tapi dari kekuatan pribadinya. Seorang pemimpin sejati
selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.
Pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar
melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the
inside out).
Saran
Sangat diperlukan sekali jiwa kepemimpinan pada setiap pribadi manusia.
Jiwa kepemimpinan itu perlu selalu dipupuk dan dikembangkan. Paling tidak untuk
memimpin diri sendiri.
Jika saja Indonesia memiliki pemimpin yang sangat tangguh tentu akan
menjadi luar biasa. Karena jatuh bangun kita tergantung pada pemimpin. Pemimpin
memimpin, pengikut mengikuti. Jika pemimpin sudah tidak bisa memimpin dengan
baik, cirinya adalah pengikut tidak mau lagi mengikuti. Oleh karena itu
kualitas kita tergantung kualitas pemimpin kita. Makin kuat yang memimpin maka
makin kuat pula yang dipimpin.
Kunjungi kampus kami di : STT Terpadu Nurul Fikri
Langganan:
Komentar (Atom)