Selasa, 07 Maret 2017

Apa yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi Seorang Technopreneur ?


Saat sekelompok siswa berkumpul disuatu tempat dan menciptakan suatu ide cemerlang, lalu apa yang harus mereka lakukan dengan ide yang sudah dimiliki ? Sejak kesuksesan yang diraih google sebagai salah satu perusahaan teknologi yang mengawali karirnya dari sebuah startup mungkin sekolompok siswa ini harus mengikuti langkah dari google untuk menjadi seorang technopreneur. Cerita yang sangat menarik saat dimulai dengan kekuatan imajinasi yang mengubahnya menjadi sebuah inovasi dan menjadikannya seorang technopreneur. Technopreneurship kini tak lagi dianggap sebagai sekumpulan orang biasa saja namun sekumpulan orang yang terdepan.

Technopreneur merupakan model bisnis dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk memperbaiki dan membantu pekerjaan manusia dalam kehidupan, bermain, belajar, berkomunikasi, manufaktur, sistem pembayaran, pariwisata, hingga dunia kedokteran, contohnya seperti game 3D mobile, pencetakan, Sosial Media dan berita online.

Lalu apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Technopreneur ?

Startup atau Bukan Startup?

Nah, mungkin ini bisa membantu kamu menentukan langkah pertama untuk menjadi technopreneur pada umumnya.

Kebanyakan pengusaha sukses mungkin akan setuju bahwa membangun startup saat ini menjadi pemandangan yang biasa. Langkah Pertama yang harus Anda lakukan adalah menciptakan sebuah ide. Setelah itu kamu harus menguji dan memperhitungkan kelayakan dari ide yang dibuat dan mungkin yang paling penting adalah menjaga keyakinan Anda dalam proyek Anda, dan menguatkan tekad untuk mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Kerja Keras dan tekad merupakan kunci utama untuk menjadi seorang technopreneur yang sukses.

Perbedaan Technopreneur dengan wirausaha adalah peran teknologi dalam model bisnisnya. Pada umumnya kewirausahaan adalah tentang menemukan peluang pasar dan perakitan solusi, sumber daya, dan proses manajemen untuk mengkonversi peluang yang menjadi bisnis. Technopreneurship menambahkan dimensi lain dari kompleksitas ini, namun. Karena, di atas dan di luar dasar-dasar ini, technopreneur bekerja di tingkat penelitian dan pengembangan teknologi itu sendiri. Sederhananya, startup teknologi tidak hanya mendapatkan uang sebagai hasil kerja namun juga tingkat kepuasaan pelanggan diakhir.

Apakah yang Anda diperlukan?

Pengusaha datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan ada cetak biru yang unik yang mendefinisikan apa artinya menjadi seorang pengusaha sukses. Secara umum meskipun, ada sejumlah pengusaha dengan jenis yang berbeda tampaknya memiliki kesamaan. Di luar kreativitas, keuletan, dan keyakinan yang tak tergoyahkan dalam proyek mereka, mayoritas pengusaha adalah:

  • Tidak didorong oleh manfaat langsung atau status
  • Pertanyaan otoritas dan cenderung tidak mematuhi aturan
  • Tidak takut untuk gagal, bahkan menyambut kegagalan sebagai bagian penting dari proses pembelajaran
  • Mengambil keputusan yang baik
  • Toleran terhadap risiko
  • Bisa menempatkan kehidupan sosial dan keluarga mereka selama pengerjaan projek

Kewirausahaan - Apakah Ini Peluang Anda?

Untuk menjadi seorang wirausaha tidak boleh setengah-setengah harus memiliki komitmen, visi misi, tekad dan keyakinan yang kuat karena akan membuat diri Anda menjadi termotivasi untuk untuk mewujudkan mimpi yang dapat mengubah dunia , satu hal yang pasti. Bisnis mungkin tidak memiliki jaminan. Tapi masa depan Anda ada ditangan Anda.

The World Economic Forum telah meluncurkan sebuah inisiatif untuk menyatukan wirausaha dan keinginan untuk perubahan positif di seluruh dunia. Global Shapers Community memberikan kesempatan untuk menghubungkan para wirausaha muda ke jaringan global seperti WEF groups. Khususnya di Timur Tengah, di mana banyak technopreneur muda lapar akan perubahan yang berarti.




Yuk Bergabung di Kampus Kami

STT Terpadu Nurul Fikri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar