MAKALAH
INDIVIDU
MANAJEMEN
SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS IT
PEMANFAATAN
ORANGEHRM UNTUK MANAJEMEN SDM BERBASIS IT
Oleh
:
Ratih
Septia Giri – 0110114013
Jakarta
2016
Daftar Isi
Bab
I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Saat
ini teknologi sudah berkembang dengan sangat pesat, kemajuan teknologi inilah
yang dimanfaatkan manusia diberbagai bidang mulai dari bidang pangan, bidang
pendidikan hingga bidang perkantoran. Kemajuan teknologi sangat membantu
meringankan pekerjaan manusia sehingga pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat
karena saat ini konsumen atau masyarakat membutuhkan segala sesuatu dengan
cepat dan mudah sehingga semakin banyak orang yang memanfaatkan teknologi untuk
memudahkan pekerjaannya.
Salah
satu contoh dari kemajuan teknologi adalah terciptanya berbagai aplikasi yang
bisa digunakan sesuai dengan tujuan dan manfaatnya. Sesuai dengan manfaatnya
aplikasi digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, contohnya dibidang
perkantoran untuk bagian manajemen SDM menggunakan aplikasi OrangeHRM.
Manajemen
Sumber Daya Manusia adalah salah satu fungsi organisasi yang didesain untuk mengoptimalkan kinerja SDM
sesuai tujuan strategis organisasi terkait SDM. Manajemen SDM memiliki fungsi
dan peran sebagai berikut :
1. Perencanaan
2. Perekrtutan
3. Pengembangan
(Penilaian Kinerja)
4. Perawatan
(Cuti)
5. Pemberhentian
1.2 Tujuan
Dengan melihat latar
belakang dari penulisan makalah ini, maka tujuan penulisan makalah ini adalah
sebagai berikut :
1.
Mampu menjelaskan tentang manajemen SDM
dan Perannya
2.
Mampu mengimplementasikan atau
mempraktikan manajemen SDM menggunakan OrangeHRM
1.3 Batasan Masalah
Batasan masalah dari makalah Pemanfaatan OrangeHRM untuk Manajemen SDM
berbasis IT adalah sebagai berikut :
1. Manajemen
SDM berbasis IT menggunakan OrangeHRM
2. Makalah
membahas 5 peran penting SDM IT dan contoh implementasinya
Bab
II
Landasan
Teori
2.1 Perencanaan
Perencanaan
merupakan suatu proses menyusun kebutuhan jabatan dan SDMnya melalui analisis
pekerjaan (job analysis) yang hasilnya antara lain untuk menyusun deskripsi pekerjaan
(job description), spesifikasi pekerjaan(job specification), dan standar-standar
pekerjaan (jobstandards).
Proses
perencanaan dilaksanakan oleh Manajer SDM yang memiliki tugas antara lain
menyusun kebutuhan SDM dan sumber daya lain terkait SDM sesuai Visi, Misi dan
Tujuan di Organisasi. Sebelum membuat perencanaan Manajer SDM harus
mempertimbangkan Strategi organisasi, Spesifikasi dan jumlah kebutuhan,
ketersediaan SDM dipasar tenaga kerja, Kondisi perekonomian, Tren konsumsi dan
pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dan kemajuan IT.
Perencanaan
memiliki beberapa bagian yaitu menyusun jenis-jenis jabatan dan formasi pegawai
(pemetaan keahlian dan penempatan dalam jabatan). Berikut penjelasan setiap
proses penyusunan pada bagian perencanaan :
1. Analisis
Pekerjaan
Analisis
pekerjaan/jabatan adalah proses menghimpun, mengolah, dan menjabarkan informasi
setiap pekerjaan/jabatan yang ada dan perlu diadakan guna menjalankan tugas
pokok dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Aspek pentin dalam membuat
analisis pekerjaan/jabatan adalah :
-
Maksud dan tujuan pekerjaan yang harus
dikerjakan.
-
Rincian aktivitas/kegiatan, cara, dan
alat yang digunakan.
-
Pembagian wewenang dan tanggung jawab.
-
Keterampilan, kemampun, dan sikap yang
diperlukan.
-
Kejelasan balas jasa (kompensasi: gaji,
honor, dsb)
Analisis
pekerjaan merupakan salah satu bagian yang sangat penting karena :
-
Semua kegiatan memerlukan pengetahuan,
keterampilan, dan kemampuan tertentu, serta memerlukan SDM yang memiliki
persyaratan yang dibutuhkan.
-
Untuk memberi dan membagi tanggung
jawab.
-
Untuk membuat pelatihan yang sesuai
dengan uraian pekerjaan.
-
Untuk memberi kompensasi yang sesuai
nilai pekerjaan.
-
Untuk perencanaan jalur karir dan
penempatan SDM yang sesuai dengan peran, tanggung jawab, dan kebutuhan
organisasi.
2.2 Perekrutan
Penarikan
(rekrutmen) SDM dapat dilakukan melalui beberapa pilihan metode atau saluran,
antara lain walkins(menerima pelamar
dating mengisi formulir), rekomendasi karyawan, pemasangan iklan, agen penempatan
kerja, lembaga pendidikan, organisasi karyawan, outsourcing atau leasing,
nepotisme, asosiasi profesional, alumni dinas militer atau pensiunan, dan open
house (mengundang calon pelamar datang).
Proses
seleksi dilakukan melalui beberapa langkah, antara lain
1. Seleksi
administasi
Langkah
ini meliputi :
-
Pengisian formulir dan bobotnya
berdasarkan dokumen lamaran: Surat Lamaran, CV (riwayat hidup), dan dokumen
pendukung (sertifikat, surat keterangan sehat, dll.)
-
Membuat keputusan ha sil
seleksi administrasi:
a. Dipanggil
wawancara (lulus administrasi tanpa syarat),
b. Ditunda
(masih perlu konfirmasi lebih lanjut ke pelamar, misal informasi belum lengkap
atau meragukan),
c. Ditolak
(tidak lulus administrasi).
2. Tes-tes
(psikologi, pengetahuan, keterampilan praktik atau tugas terkait pekerjaan)
Tes
tertulis dan/atau praktik terkait ilmu (knowledge) dan performansi hard skill
(keterampilan teknis) yang dibutuhkan untuk bekerja seperti tes mental dan soft
skill atau tes psikologi untuk mengetahui kemampuan non teknis di bidang yang
dibutuhkan, misal kecerdasan (daya pikir/logika), kepribadian (cocok jadi
pemimpin atau peneliti), tes minat (apakah punya minat sesuai bidang kerja).Tes
kesehatan: misal yang terkait langsung pekerjaan, misal tidak boleh buta warna,
dsb.
3. Wawancara
bagian SDM
Proses ini dilakukan dengan membuat formulir yang
berisi data lengkap dari CV dan dokumen lamaran lainnya untuk dikonfirmasi dan
dilengkapi sebelum /saat diwawancara. Biasanya berisi data diri lengkap,
riwayat pekerjaan, alasan melamar dan harapan jika diterima.
Pada proses ini manajemen ditugaskan untuk membuat
daftar pertanyaan sesuai dengan job description dan job specification serta
sesuai dengan hasil tes tertulis/praktik yang bertujuan untuk mendalami yang
belum terlihat dari hasi tes atau mengonfirmasi isi lamarin dan CV/dokumen
lainnya.
4. Keputusan
penerimaan (yang dilanjutkan orientasi).
Banyak
cara untuk membuat keputusan dalam proses rekruitmen, keputusan harus sesuai
dengan kebijakan perusahaan seperti :
-
Keputusan pertama ditentukan oleh
pengguna (calon atasan), kemudian dicek oleh bagian SDM atau pemimpin tertinggi
terkait gaji atau hal strategis lainnya.
-
Keputusan didiskusikan bersama antara
bagian SDM dengan pengguna dan pemimpin tertinggi.
-
Keputusan dibuat oleh pemimpin
tertinggi, bagian SDM dan pengguna hanya memberikan nilai dan saran.
2.3 Pengembangan (Penilaian Kinerja)
Pengembangan
SDM dilakukan untuk meningkatkan kemampuan SDM agar memenuhi tuntutan
organisasi, antara lain skill yang dimiliki SDM tidak usang (tertinggal), SDM
mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan, dan mengurangi perputaran SDM
(jumlah SDM keluar). Pengembangan bisa dilakukan dengan mengadakan pelatihan
untuk pegawai guna meningkatkan kemampuan sehingga pegawai dapat mengikuti
kemajuan pengetahuan dan lebih produktif.
Penilaian
kinerja(performance appraisal) adalah proses penilaian pekerjaan yang telah
dilaksanakan SDM dengan parameter standar kerja yang telah ditetapkan
sebelumnya. Langkah-langkah dari penilaian kinerja adalah :
1. Menetapkan
standar kerja.
2. Menetapkan
kriteria penilaian berdasarkan standar kerja yang telah ditetapkan.
3. Menilai
pelaksanaan (proses kerja) dan hasil kerja.
Penilaian
kinerja bertujuan untuk mengembangkan karir seperti pemberian pelatihan,
pendidikan formal lanjutan dan promosi ke jabatan yang lebih tinggi atau lebih
besar dan untuk memutuskan demosi, mutasi dan PHK, serta untuk menetapkan
kompensasi seperti gaji, insentif, bonus dan yang lainnya, penilaian kinerja
dilakukan oleh pengembangan SDM
2.4 Perawatan (Cuti)
Cuti
adalah waktu yang diberikan atau diajukan karyawan kepada perusahaan untuk
meninggalkan pekerjaan yang diberikan perusahaan atau organisasi untuk
sementara waktu tanpa mengurangi gaji/upah pokok setiap bulan. Cuti merupakan
salah satu bagian dari perawatan karyawan dan termasuk kedalam kompensasi Time
Off Benefits yaitu waktu karyawan tidak masuk kerja tapi gaji tetap dibayarkan
perusahaan. Selain cuti yang termasuk kedalam Time Off Benefits adalah libur
khusus, sakit, izin tidak masuk kerja karena kepentingan yang mendesak dan
lain-lain.
Contoh
jenis cuti dan durasi waktunya :
1. Cuti
tahunan merupakan tidak masuk kerja yang berlaku secara umum satu kali dalam
satu tahun, biasanya berdurasi 12 hari kerja.
2. Cuti
menikah merupakan cuti yang berlaku untuk pria dan wanita yang mengajukan cuti
pernikahan dengan durasi waktu biasanya sesuai dengan peraturan perusahaan
3. Cuti
melahirkan merupakan cuti yang diberikan kepada wanita yang sedang mengandung,
biasanya diberikan satu bulan sebelum waktu perkiraan melahirkan hingga satu
bulan setelah melahirkan, maksimal 60 hari.
4. Cuti
diluar tanggungan perusahaan merupakan cuti yang diajukan kepada perusahaan
untuk kegiatan diluar perusahaan seperti naik haji, cuti ini tidak diberikan
gaji seperti cuti yang lainnya.
Ketentuan
yang harus ditaati untuk cuti tahunan :
1. Hak
cuti maksimum 12 hari dalam satu tahun. Jika diambil setelah melewati tahun
maka diberikan setengah dari sisa. Pengajuan cuti yang ditunda ke tahun
berikutnya karena tugas, hak cuti utuh.
2. Cuti
bersama, misal lebaran hari raya, dihitung sebagai (mengurangi) cuti Tahunan.
3. Izin
tidak karena alasan penting akan mengurangi cuti Tahunan. Contoh alasan
penting: orang tua meninggal dunia atau anak meninggal dunia.
2.5 Penghentian
Penghentian
SDM dapat disebabkan banyak hal, antara lain pengunduran diri atau resign,
penghentian habis kontrak, pensiun, dan pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Bab III
Kesimpulan
dan Saran
4.1 Kesimpulan
Kesimpulan
dari makalah Implementasi Manajemen SDM menggunakan OrangeHRM adalah OrangeHRM
sangat berguna dan bermanfaat untuk meringankan proses kerja khususnya dibagian
Manajemen, OrangeHRM dapat membuat proses kerja menjadi lebih singkat dan mudah.
4.2 Saran
Setelah
penulis mempelajari dan menggunakan OrangeHRM maka penulis dapat menyimpulkan
dan memberikan saran kepada Pengembang Aplikasi Manajemen SDM khususnya OrangeHRM
untuk mengembangkan Aplikasi lebih baik lagi untuk meningkatkan kepuasaan
pengguna karena permintaan konsumen dan kemajuan teknologi yang semakin
berkembang dari waktu ke waktu.
terima kasih wkwkwk
BalasHapusterimakasih y, sangat menginspirasi...
BalasHapustapi BAB III Pembahasannya mana nih min?
Terima kasih infonya kak
BalasHapus