Minggu, 23 Juli 2017

KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas rahmat dan karunianya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Adapun judul dari makalah ini adalah ”Kepemimpinan Dalam Kehidupan Sehari-hari”. Makalah ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Keterampilan Kepemimpinan.
Pada kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen mata kuliah yang bersangkutan yang telah memberikan tugas terhadap penyusun. Penyusun juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dalam pembuatan makalah ini yang tidak bisa penyusun sebutkan satu persatu.
Penyusunan makalah ini jauh dari sempurna. Dan ini merupakan langkah yang baik dari studi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, keterbatasan waktu dan kemampuan penyusun, maka kritik dan saran yang membangun senantiasa penyusun mengharapkan semoga makalah ini dapat berguna bagi penyusun pada khususnya dan pihak lain yang berkepentingan pada umumnya.

Jakarta, 29 Desember 2016



BAB I

Pendahuluan

1.1  Latar Belakang

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, dalam kehidupan sehari-hari setiap orang pasti membutuhkan bantuan orang lain, oleh karena itu manusia termasuk makhluk berkelompok, hidup berkelompok pasti membutuhkan seseorang yang mampu memimpin kelompoknya agar tujuan dalam kehidupan dapat tercapai dengan mudah. Seseorang yang dipilih sebagai pemimpin biasanya merupakan seseorang yang memiliki pengetahuan dan semangat yang lebih tinggi karena pemimpin diharapkan dapat membawa anggotanya kearah perubahan dan keberhasilan.
Tapi sebenarnya semua orang dilahirkan sebagai pemimpin, setiap orang memiliki kemampuan memimpin baik memimpin dirinya sendiri maupun memimpin kelompok atau organisasi besar, kepemimpinan menjadi salah satu kamampuan alamiah yang dimiliki setiap orang.
Kemampuan kepemimpinan seseorang yang paling dasar adalah memimpin dirinya sendiri, setiap orang pasti memiliki pengalaman memimpin diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari, seperti memimpin dirinya untuk memiliki aktifitas yang positif dan selalu menjadi pribadi yang lebih baik lagi setiap harinya. Jika manusia tidak memiliki jiwa kepemimpinan dalam hidupnya, kehidupannya tidak akan terarah seperti tidak memiliki tujuan dan impian.
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang disebut sebagai pemimpin biasanya seseorang yang mampu memimpin sebuah kelompok atau organisasi seperti presiden, ketua partai, direktur perusahaan, ketua organisasi dan lain-lain. Padahal sebenarnya semua orang adalah pemimpin.
 Kepemimpinan adalah unsur yang fundamental dalam menghadapi gaya dan perilaku seseorang. Hal itu merupakan potensi untuk mampu membuat orang lain (yang dipimpin) mengikuti apa yang dikehendaki pemimpinnya menjadi realita. Ia melibatkan unsur emosi yang pada kenyataannya dapat selalu berubah. Menerapkan kepemimpinan tidak selalu berjalan mulus. Boleh jadi karyawan yang dipimpin manajer merasa ragu-ragu akan kemampuan manajer, tidak jelas apa dan mengapa manajer menginstruksikan sesuatu, apatis terhadap manajer atau bahkan bisa saja menunjukkan konflik dengan manajer. Karyawan yang baik menjadikannya sebagai motivasi diri demi pengembangan diri di waktu sekarang dan masa depan.

1.2  Tujuan

Setelah mengetahui latar belakang masalah dalam makalah ini maka makalan ini dibuat bertujuan untuk :
1.      Memberikan pengalaman mengenai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari
2.      Memberikan informasi mengenai kepemimpinan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

1.3  Batasan Masalah

Makalah ini memiliki batasan masalah sebagai berikut :
1.      Kepemimpinan yang dibahas adalah contoh kepemimpinan pribadi penulis dalam kehidupan sehari-hari
2.      Makalah ini akan memberikan infomasi berupa mengalaman nyata penulis dalam memimpin


BAB II

Pembahasan

2.1  Kepemimpinan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, perusahaan sampai dengan pemerintahan sering kita dengar sebutan pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan. Ketiga kata tersebut memang memiliki hubungan yang berkaitan satu dengan lainnya. Dalam prakteknya, sering diartikan sama antara pemimpin dan kepemimpinan, padahal pengertian tersebut berbeda. Pemimpin adalah orang yang tugasnya memimpin, sedangkan kepemimpinan adalah bakat dan atau sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Kepemimpinan membutuhkan penggunaan kemampuan secara aktif untuk mempengaruhi pihak lain dan dalam wujudkan tujuan organisasi yang telah ditetapkan lebih dahulu.
Kepemimpinan memiliki kata dasar pemimpin yang berartikan seseorang yang memiliki tugas memimpin orang lain baik dalam kelompok, organisasi, dan juga masyarakat. Seseorang dikatakan sebagai pemimpin apabila Dia memiliki seorang pengikut atau bawahan. Pengaruh seorang pemimpin sangat besar bagi bawahannya seperti moral, kepuasan kerja, keyakinan, serta kualitas kehidupan kerja .
Seorang Pemimpin juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan kepemimpinan yang merupakan faktor penting bagi seorang pemimpin seperti keterampilan manajemen dan juga keterampilan teknis. Bertambah tinggi kedudukan seorang pemimpin maka semakin tinggi pula citra yang di timbulkan dalam suatu organisasi ataupun suatu kelompok, sebaliknya jika berkurangnya citra seorang pemimpin maka semakin rendah pula citra dan pandangan masyarakat luas terhadap organisasi ataupun kelompok tersebut. Kepemimpinan sendiri memiliki arti berbeda dengan pemimpin yaitu kekuasaan penuh untuk mempengaruhi seseorang.
Contoh yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari - hari adalah mengenai kepemimpinan presiden dan wakil presiden di negeri kita sendiri. Akibat semakin rendahnya kualitas yang ditunjukan Presiden dan wakil presiden dalam memecahkan berbagai masalah yang dialami negeri yang dipimpinnya, serta minimnya kualitas yang dihasilkan dalam memimpin negara dapat menimbulkan semakin rendahnya rasa demokrasi dikalangan masyarakat luas. Sebagai contohnya, adalah rendahnya minat pemuda diperkotaan terhadap masalah politik yang sedang terjadi sehingga mengakibatkan kekhawatiran bagi masa depan Indonesia. Akibat lain yang ditimbulkan adalah rasa bangga pemuda indonesia lebih tinggi dikatakan sebagai seorang muslim daripada sebagai Warga Negara Indonesia. Pendapat tersebut telah di katakan oleh Lembaga Survei Indonesia ( LSI ).

2.1.1 Contoh 1

            Sebagai mahasiswa dan karyawan yang memiliki banyak tugas perkuliahan serta pekerjaan sebagai karyawan salah satu perusahaan swasta, penulis harus memiliki cara agar semua pekerjaan dan tugas dapat diselesaikan tepat waktu. Mampu mengatur waktu dan akfitas merupakan salah satu keterampilan kepemimpinan untuk diri sendiri sebagai rasa tanggung jawab akan pekerjaan dan tugas.
            Ketika penulis menjadi seorang mahasiswa, penulis harus mengerjakan semua tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa, dalam hidup penulis memiliki tujuan dan impian yang ingin atau harus dicapai, tujuan itu dapat dicapai jika penulis memimpin diri sendiri untuk mencapai tujuan tersebut, jika penulis tidak melakukan apapun penulis tidak akan sampai pada tujuan yang diinginkan oleh karena itu keterampilan kepemimpinan yang sebenarnya ada pada setiap orang harus diasah dan digunakan meskipun hal kecil dalam kehidupan sehari-hari sekalipun

 

BAB III

Penutup

Kesimpulan

Kata pemimpin, kepemimpinan serta kekuasaan memiliki keterikatan yang tak dapat dipisahkan. Karena untuk menjadi pemimpin bukan hanya berdasarkan suka satu sama lainnya, tetapi banyak faktor. Pemimpin yang berhasil hendaknya memiliki beberapa kriteria yang tergantung pada sudut pandang atau pendekatan yang digunakan, apakah itu kepribadiannya, keterampilan, bakat, sifat – sifatnya, atau kewenangannya yang dimiliki yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap teori maupun gaya kepemimpinan yang akan diterapkan.
Rahasia utama kepemimpinan adalah kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan kecerdasannya, tapi dari kekuatan pribadinya. Seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.
Pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).

Saran

Sangat diperlukan sekali jiwa kepemimpinan pada setiap pribadi manusia. Jiwa kepemimpinan itu perlu selalu dipupuk dan dikembangkan. Paling tidak untuk memimpin diri sendiri.
Jika saja Indonesia memiliki pemimpin yang sangat tangguh tentu akan menjadi luar biasa. Karena jatuh bangun kita tergantung pada pemimpin. Pemimpin memimpin, pengikut mengikuti. Jika pemimpin sudah tidak bisa memimpin dengan baik, cirinya adalah pengikut tidak mau lagi mengikuti. Oleh karena itu kualitas kita tergantung kualitas pemimpin kita. Makin kuat yang memimpin maka makin kuat pula yang dipimpin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar